Kota Tua adalah salah satu objek wisata di Jakarta yang punya nilai sejarah tinggi. Sayang, kesemerawutan jalanan dengan banyak kendaraan bermotor membuat wisatawan mengurungkan niat datang ke sana. Dinas Pariwisata DKI Jakarta punya solusinya mengenai traffic management.
"Beberapa rute dari kendaraan bermotor di zona inti taman Fatahillah dan sekelilingnya akan dibebaskan dari kendaraan bermotor. Sehingga zona inti jadi kawasan pedestrian," tegas Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Arie Budiman kepada detikTravel setelah Konfrensi Pers Fiesta Fatahillah di Auditorium Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia West Mall, Jakarta, Kamis (6/3/2014).
Wacana itu merupakan bagian dari 'Fiesta Fatahillah', yang merupakan gerakan revitalisasi kawasan Kota Tua Jakarta. Gerakan tersebut melibatkan Dinas Pariwisata DKI Jakarta dengan Jakarta Endowment For Art & Heritage (JEFORAH) dan Jakarta Old Town Revitalization Corporation (TJOTRC).
"Nanti akan dibahas lagi dengan Dinas Perhubungan yang lebih memberikan penjelasan secara teknis," ujar Arie.
Setelah ditutup untuk kendaraan bermotor, nantinya Dinas Pariwisata Jakarta akan menyediakan tempat parkir khusus untuk kendaraan. Menurut Arie, kawasan Kota Tua lebih asyik didatangi dengan berjalan kaki. Untuk itu, ada pula rencana lainnya!
"Ada satu rencana sedang diproses, bahwa Taman Fatahillah akan diperluas dengan taman terbuka di depan Gedung BNI. Nanti akan memberi kenyamanan bagi pejalan kaki," paparnya.
Arie berharap agar program-program tersebut bisa berjalan dengan baik, sehingga makin banyak wisatawan yang datang ke Kota Tua Jakarta. Selama ini, hambatan untuk merevitalisasi dan mengembangkan kawasan Kota Tua ada pada koordinasi.
"Hambatannya koordinasi, terlalu banyak campur tangan," tutup Arie.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah