Kota Tua Jakarta Bakal Bebas Kendaraan & Punya Taman Terbuka

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kota Tua Jakarta Bakal Bebas Kendaraan & Punya Taman Terbuka

- detikTravel
Kamis, 06 Mar 2014 18:26 WIB
Kota Tua Jakarta Bakal Bebas Kendaraan & Punya Taman Terbuka
Salah satu sudut Kota Tua Jakarta (Randy/ detikTravel)
Jakarta - Melalui Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Pemda berjanji akan membuat kawasan Kota Tua lebih nyaman dikunjungi wisatawan. Beberapa rencana dikemukakan, seperti soal ditutupnya kawasan Kota Tua untuk kendaraan bermotor.

Kota Tua adalah salah satu objek wisata di Jakarta yang punya nilai sejarah tinggi. Sayang, kesemerawutan jalanan dengan banyak kendaraan bermotor membuat wisatawan mengurungkan niat datang ke sana. Dinas Pariwisata DKI Jakarta punya solusinya mengenai traffic management.

"Beberapa rute dari kendaraan bermotor di zona inti taman Fatahillah dan sekelilingnya akan dibebaskan dari kendaraan bermotor. Sehingga zona inti jadi kawasan pedestrian," tegas Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Arie Budiman kepada detikTravel setelah Konfrensi Pers Fiesta Fatahillah di Auditorium Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia West Mall, Jakarta, Kamis (6/3/2014).

Wacana itu merupakan bagian dari 'Fiesta Fatahillah', yang merupakan gerakan revitalisasi kawasan Kota Tua Jakarta. Gerakan tersebut melibatkan Dinas Pariwisata DKI Jakarta dengan Jakarta Endowment For Art & Heritage (JEFORAH) dan Jakarta Old Town Revitalization Corporation (TJOTRC).

"Nanti akan dibahas lagi dengan Dinas Perhubungan yang lebih memberikan penjelasan secara teknis," ujar Arie.

Setelah ditutup untuk kendaraan bermotor, nantinya Dinas Pariwisata Jakarta akan menyediakan tempat parkir khusus untuk kendaraan. Menurut Arie, kawasan Kota Tua lebih asyik didatangi dengan berjalan kaki. Untuk itu, ada pula rencana lainnya!

"Ada satu rencana sedang diproses, bahwa Taman Fatahillah akan diperluas dengan taman terbuka di depan Gedung BNI. Nanti akan memberi kenyamanan bagi pejalan kaki," paparnya.

Arie berharap agar program-program tersebut bisa berjalan dengan baik, sehingga makin banyak wisatawan yang datang ke Kota Tua Jakarta. Selama ini, hambatan untuk merevitalisasi dan mengembangkan kawasan Kota Tua ada pada koordinasi.

"Hambatannya koordinasi, terlalu banyak campur tangan," tutup Arie.

(sst/sst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads