Naiknya status Gunung Slamet dari Normal (level I) menjadi Waspada (level II) sterilisasi kawasan itu. Untuk keamanan, jalur pendakian ke puncak Gunung Slamet melalui Pos Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah. Penutupan dilakukan terhitung mulai Senin (10/3) malam.
"Atas saran petugas pengamatan Gunung Slamet, pendakian ke puncak Gunung Slamet untuk sementara untuk ditutup," kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Purbalingga, Prayitno, Selasa (11/3/2014).
Menurut Prayitno, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) soal dinaikkannya status Gunung Slamet dari normal ke waspada.
"Yang jelas, pendaki sudah kami larang untuk melakukan pendakian ke puncak Gunung Slamet," terang dia.
Dia menjelaskan, saat ini berdasar data di pos pendakian Gunung Slamet di Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, tercatat ada 21 pendaki yang sedang hendak menuju puncak. Mereka sudah berangkat sejak Senin (10/3) pagi. Pendaki ini masing-masing berasal dari Jakarta sebanyak 10 orang, Jakarta Barat 9 orang dan 2 orang dari Tegal.
"Petugas di Bambangan sudah mencoba untuk menghubungi melalui nomor HP yang dicatatkan di pos sesaat sebelum naik. Kami meminta mereka untuk turun kembali," ujarnya.
Selain itu, terdapat 9 pendaki dari Pekalongan yang hendak melakukan pendakian pada Senin (10/3) sore. Namun, mereka sudah dilarang dan diminta untuk menangguhkan pendakian ke puncak Slamet.
Tinggi Gunung Slamet 3.428 meter di atas permukaan laut. Posisinya di perbatasan Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Gunung ini merupakan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa. Gunung Slamet terakhir aktif pada tahun 2009 hingga level Status siaga.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru