Ada banyak hal yang mencemaskan saat traveling, mulai dari pencopetan hingga penculikan. Apalagi soal penculikan, bisa saja Anda diculik oleh kelompotan kriminal yang akan meminta uang tebusan yang besar.
Bukannya menakut-nakuti, tapi ada baiknya Anda mengenali destinasi yang ingin dituju. Dilongok dari situs Thrilist, Selasa (25/3/2014) berikut 5 negara yang rawan kasus penculikan:
|
(Thinkstock)
|
1. Meksiko
|
(Thinkstock)
|
Tempat-tempat yang rawan penculikan di Meksiko biasanya di daerah perbatasan, seperti Juarez, Tijuana dan Tampico. Biasanya, komplotan kriminal menculik dengan meminta tebusan uang dalam jumlah yang banyak. Mereka akan terus menyandera korban, sebelum uang ditransfer. Pelakunya biasa preman jalanan atau supir taksi gelap.
Beberapa tips untuk menghindari penculikan di Meksiko adalah berjalan di tempat yang terang, jangan naik taksi gelap, dan datanglah ke tempat wisata yang ramai. Selain itu, Anda bisa mencatat nomor telepon penting seperti nomor kepolisian. Jangan lupa untuk tetap waspada dan jangan terlihat mencolok!
1. Meksiko
|
(Thinkstock)
|
Tempat-tempat yang rawan penculikan di Meksiko biasanya di daerah perbatasan, seperti Juarez, Tijuana dan Tampico. Biasanya, komplotan kriminal menculik dengan meminta tebusan uang dalam jumlah yang banyak. Mereka akan terus menyandera korban, sebelum uang ditransfer. Pelakunya biasa preman jalanan atau supir taksi gelap.
Beberapa tips untuk menghindari penculikan di Meksiko adalah berjalan di tempat yang terang, jangan naik taksi gelap, dan datanglah ke tempat wisata yang ramai. Selain itu, Anda bisa mencatat nomor telepon penting seperti nomor kepolisian. Jangan lupa untuk tetap waspada dan jangan terlihat mencolok!
2. Brasil
|
(Thinkstock)
|
Sebabnya, tak sedikit wisatawan yang diculik saat traveling ke Brasil. Kebanyakan yang diculik adalah wisatawan yang berjalan sendirian dan tidak bisa bahasa Portugis. Duh, padahal sudah mau perhelatan Piala Dunia!
Parahnya lagi, kasus penculikan di Brasil terjadi di kota-kota besar, seperti di Sao Paolo atau di Rio de Jenairo. Pelaku penculikan akan meminta uang tebusan dalam jumlah yang sangat besar. Satu hal yang penting saat traveling ke Brasil, jangan berpakaian mencolok, membuka dompet sembarangan dan memakai aksesoris berlebihan.
2. Brasil
|
(Thinkstock)
|
Sebabnya, tak sedikit wisatawan yang diculik saat traveling ke Brasil. Kebanyakan yang diculik adalah wisatawan yang berjalan sendirian dan tidak bisa bahasa Portugis. Duh, padahal sudah mau perhelatan Piala Dunia!
Parahnya lagi, kasus penculikan di Brasil terjadi di kota-kota besar, seperti di Sao Paolo atau di Rio de Jenairo. Pelaku penculikan akan meminta uang tebusan dalam jumlah yang sangat besar. Satu hal yang penting saat traveling ke Brasil, jangan berpakaian mencolok, membuka dompet sembarangan dan memakai aksesoris berlebihan.
3. Filipina
|
(Thinkstock)
|
Kawasan Filipina bagian selatan menjadi yang paling rawan penculikan, seperti Zamboanga, Mindanao, dan Kepulauan Sulu. Celakanya, kawasan-kawasan tersebut punya banyak pantai cantik yang jadi daya tarik turis.
Para pelakunya adalah kelompok teroris yang diperkirakan dilakukan oleh komplotan Abu Sayyaf. Di Kepulauan Sulu juga masih banyak bajak laut yang suka menepi ke pantai dan menculik turis yang sedang berwisata atau berada di resor.
Pelaku penculikan di Filipina terkenal sadis. Mereka tega membunuh nyawa korban jika permintaan uang tebusan tak ditepati. Turis yang diculik biasanya berasal dari China, Australia, Eropa dan AS. Kalau mau aman, sebaiknya datangi saja Filipina di bagian utaranya.
3. Filipina
|
(Thinkstock)
|
Kawasan Filipina bagian selatan menjadi yang paling rawan penculikan, seperti Zamboanga, Mindanao, dan Kepulauan Sulu. Celakanya, kawasan-kawasan tersebut punya banyak pantai cantik yang jadi daya tarik turis.
Para pelakunya adalah kelompok teroris yang diperkirakan dilakukan oleh komplotan Abu Sayyaf. Di Kepulauan Sulu juga masih banyak bajak laut yang suka menepi ke pantai dan menculik turis yang sedang berwisata atau berada di resor.
Pelaku penculikan di Filipina terkenal sadis. Mereka tega membunuh nyawa korban jika permintaan uang tebusan tak ditepati. Turis yang diculik biasanya berasal dari China, Australia, Eropa dan AS. Kalau mau aman, sebaiknya datangi saja Filipina di bagian utaranya.
4. Kolombia
|
(Thinkstock)
|
Selama tahun 2013 ada 292 kasus penculikan di Kolombia. Pelakunya adalah pemberontak The Revolutionary Armed Forces of Colombia (FARC) alias pasukan revolusioner Kolombia. Mereka terlibat 29.000 kasus penculikan dalam 40 tahun terakhir!
Saat melakukan penyanderaan, para korban akan diajak menelusuri hutan dan berpindah tempat. Mereka juga meminta uang tembusan yang tidak sedikit. Ada baiknya, Anda mencari pemandu lokal yang terpercaya untuk menemani liburan di Kolombia. Ada baiknya jangan terlalu lama berada di pedesaan dan pilihlah penginapan di wilayah kota.
4. Kolombia
|
(Thinkstock)
|
Selama tahun 2013 ada 292 kasus penculikan di Kolombia. Pelakunya adalah pemberontak The Revolutionary Armed Forces of Colombia (FARC) alias pasukan revolusioner Kolombia. Mereka terlibat 29.000 kasus penculikan dalam 40 tahun terakhir!
Saat melakukan penyanderaan, para korban akan diajak menelusuri hutan dan berpindah tempat. Mereka juga meminta uang tembusan yang tidak sedikit. Ada baiknya, Anda mencari pemandu lokal yang terpercaya untuk menemani liburan di Kolombia. Ada baiknya jangan terlalu lama berada di pedesaan dan pilihlah penginapan di wilayah kota.
5. India
|
(Thinkstock)
|
Kasus penculikan di India bisa terjadi di mana saja, entah di kota atau wilayah pedesaan. Para pelaku akan meminta uang tembusan begitu korban sudah disandera. Satu hal penting kalau traveling ke India, jangan terlihat mencolok seperti menenteng gadget atau memakai aksesoris berlebihan. Berpakaianlah yang biasa saja dan pastikan gadget serta dompet Anda berada di dalam tas dengan aman.
5. India
|
(Thinkstock)
|
Kasus penculikan di India bisa terjadi di mana saja, entah di kota atau wilayah pedesaan. Para pelaku akan meminta uang tembusan begitu korban sudah disandera. Satu hal penting kalau traveling ke India, jangan terlihat mencolok seperti menenteng gadget atau memakai aksesoris berlebihan. Berpakaianlah yang biasa saja dan pastikan gadget serta dompet Anda berada di dalam tas dengan aman.
Halaman 2 dari 12












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah