Menyelami alam bawah laut Indonesia tidak akan ada puasnya. Aneka terumbu karang cantik dan ikan nan beragam membuat perairan ini jadi surganya penyelam. Sayangnya, olahraga diving masih lebih populer di turis mancanegara dibanding turis domestik.
"Mungkin karena kita belum berhasil mempengaruhi anak bangsa bahwa laut Indonesia ini hebat," ujar Direktur MICE, Achyarrudin dalam acara Forum Dialog Pariwisata Wisata Selam di Lobby Gd Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (26/3/2014).
Kendala kedua, menurut Achyar, adalah karena peralatan diving yang masih tergolong mahal. Selanjutnya, akses menuju destinasi pilihan juga mahal.
"Maka dari itu, kami sedang mengusahakan peralatan selam bebas pajak barang mewah," lanjut Achyar.
Bukan sekadar wacana dan mengeluh, ada juga langkah konkret yang sedang dijalankan. Menurut Achyar, mereka akan menginformasikan mengenai diving ke masyarakat luas bahwa itu suatu kegiatan yang menarik.
Akan ada pula kerjasama dengan operator selam untuk mendidik anak-anak Indonesia menjadi 'buddy dive'. Dengan pendekatan demikian, diharapkan makin banyak masyarakat yang tahu bahwa diving itu menyenangkan dan seru.
(ptr/ptr)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun