"Kita ingin berbagi rasa bermain tali di dalam gua itu seperti apa di dalam event Deep & Extreme 2014 ini," kata Cipit, anggota Finspec, kepada detikTravel, dalam event Deep and Extreme 2014, di Ji-Expo Kemayoran, Minggu, (30/3/2014)
Ternyata kegiatan ekstrem ini dinamai Single Rope Technic (SRT) yang biasa diterapkan di dalam gua vertikal. Kalau dulu tren dengan kegiatan panjat tebing, tapi sekarang orang-orang suka main panjat tali di semua medan vertikal.
"Kegiatan Single Rope Tehcnic (SRT) artinya teknik pemanjatan 1 tali buat melakukan aktivitas untuk tempat ekstrem tertentu. Misalnya di jurang, tebing atau gua vertikal," kata Cipit
Di booth ini merupakan kegiatan simulasi SRT di caving wall, tapi di medan yang tidak sebenarnya. Di sini teknik yang digunakan adalah kegiatan SRT Frog Rig System yang disimulasikan di lintasan kering. Ada juga pendamping yang menemani sehingga aman.
"Kita main biasanya di gua yang kedalamannya ratusan meter, alat-alat yang dipakai juga lebih fleksibel ngga butuh banyak alat," tambah Cipit
Cipit menjelaskan alat yang paling umum digunakan yaitu tali carnmantle, penambat besi (webbing), konektor (carbiner), harnes, ascender alat untuk naik, descender alat untuk turun dan yang terakhir helm pengaman.
Semua pengunjung dari usia 10-50 tahun bebas mencoba simulasi seru satu ini. Sebab teknik ini yang paling mudah dalam kegiatan nyata. Selain panjat tali, ada juga simulasi self resque dan ajang kumpul teman-teman caving dari beberapa daerah.
"Biasanya yang ingin coba simulasi ini dari rasa penasaran mereka, rata-rata mereka belum pernah coba, tapi kalau sudah coba ada yang takut, malah ada yng ketagihan. Naik ke atas cuma butuh 5 menit saja kok," kata Cipit
detikTravel pun penasaran dan membuktikan sendiri teknik panjat tali ini. Ternyata setelah mencoba rasanya susah-susah gampang. Butuh kekuatan dan keseimbangan badan.
Walaupun mencoba sebentar, setelahnya keringat bercucuran. Benar-benar mengacu adrenalin! Tapi kalau sudah di atas ada pemandangan lain, traveler bisa melihat seluruh isi ruang pameran.
Biasanya kegiatan ini jadi salah satu kegiatan penelitian yang berhubungan dengan gua. Selain bisa memanjat tali di gua, kegiatan diving hingga kemping bisa juga dilakukan di dalam gua. Sebelumnya di tahun 80-an kegiatan ekstrem ini dikenal dengan nama Caspelina, beberapa tahun kemudian berganti nama Specafina dan kini namanya Kespi (Kegiatan Spelelogi Indonesia) .
Berani coba? Ayo datang ke hari terakhir Pameran Deep and Extreme 2014 sampai nanti malam pukul 18.00 WIB.
(ptr/ptr)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah