Menemukan sampah makanan atau botol minuman di tepi pantai mungkin sesuatu yang biasa. Tapi apa jadinya jika menemukan rompi anti peluru atau sepaket gigi palsu. Inilah yang ditemukan di sekitar 200 pantai di sepanjang pesisir pantai Inggris, demikian ditengok dari CNN Travel, Rabu (2/4/2014).
Bulan September 2013 lalu, ada sekitar 223.400 sampah yang dikumpulkan di sepanjang pantai. Acara yang digelar oleh Marine Conservation Society (MCS) Inggris ini menjadi pengumpulan sampah paling banyak di pesisir pantai, dibanding pembersihan sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampah ini diperkirakan dibuang oleh wisatawan, pertokoan yang ada di sekitar pantai, juga oleh penduduk yang tinggal di sekitar pantai. Namun, ada juga yang sengaja membuang sampah-sampah tersebut ke tengah laut. Namun masyarakat sekitar pantai yang disalahkan atas 40% sumbangan sampahnya ke laut.
Lauren Eyles dari MCS menyebutkan sampah ini tidak saja mengganggu stabilitas biota laut, namun juga wisatawan yang ingin liburan ke pantai. Bisa saja mereka terluka karena sampah tersebut. Bisa juga mereka malah kapok dan tidak mau lagi datang ke pantai di sepanjang pesisir Inggris.
Salah satu pantai yang sampahnya paling parah adalah Holes Bay, sebuah pantai di Inggris Selatan, tepatnya di Kota Dorset. Di sana, sampah yang dipungut mencapai 60 kantong besar. Selanjutnya ada Chesil Cover Shore yang sampahnya mencapai 50 kantong.
Nah, ada yang terkotor, ada juga yang terbersih. Bagi Anda yang ingin liburan ke pantai di Inggris, bisa memilih salah satu dari pantai terbersih ini. Salah satu yang paling bersih adalah Sandbanks yang telah dinobatkan sebagai pantai paling bersih selama 26 tahun. Selanjutnya ada Pantai Vazon South di Guernsey, Pantai Seatown di Dorset, Pantai Goring di West Sussex, dan Pantai Ferring di West Sussex.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama