Menteri Purbakala Mesir, Mohamed Ibrahim mengatakan pihaknya menemukan sisa-sisa tubuh dari 50 mumi termasuk mumi bayi. Mereka diduga keluarga dari dinasti Firaun ke-18 yang dikubur di Valley of the King.
Peti kayu dan topeng kematian yang ditemukan bersama mumi, diperkirakan dari periode New Kingdom. Itu artinya sekitar tahun 1567-1085 SM. Demikian dilaporkan kantor berita MENA dilansir Reuters, Rabu (30/4/2014).
Studi awal para peneliti menemukan tubuh para putri dan pangeran di antara para mumi itu. Namun sayang, makamnya pernah dijarah perampok.
Pemerintah Mesir melakukan penggalian dengan menggandeng para peneliti dari Universitas basel di Swiss. Selama ini, wisata sejarah adalah daya tarik utama pariwisata di Mesir.
Namun sayangnya, kekacauan politik di Mesir berdampak buruk terhadap pariwisata dan kelestarian bangunan bersejarah. Banyak situs kuno, masjid dan museum yang kerampokan. Banyak juga aksi penggalian ilegal untuk mencari artefak bersejarah yang harganya mahal.
(ptr/ptr)












































Komentar Terbanyak
Visa Ditolak, Iran Tuduh AS Diskriminasi Delegasi Timnas Jelang Piala Dunia
Heboh Penampakan Bromo Diselimuti Salju untuk Pertama Kali di 2026
Hotel-hotel Mewah Dubai Meratap, Jual Kemewahan dengan Diskon 50%