Heboh Virus Mers, Traveler Mau Umrah Jalan Terus

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Heboh Virus Mers, Traveler Mau Umrah Jalan Terus

- detikTravel
Rabu, 07 Mei 2014 14:37 WIB
Heboh Virus Mers, Traveler Mau Umrah Jalan Terus
Ka'bah (Putri/detikTravel)
Jakarta - 6 Negara di Timur Tengah sedang terjangkit virus baru yang berbahaya yaitu Mers. Banyak yang mengimbau untuk lebih berhati-hati atau menunda perjalanan. Tapi ada juga yang ingin umrah terus jalan.

MERS atau Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) adalah virus yang berbahaya karena belum ada obatnya dan mematikan. Virus ini menyerang sistem pernapasan manusia, menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC) AS. Adapun korban yang diserang semua umur, dengan usia rata-rata 51 tahun.

Karena belum ada obatnya, kebanyakan korban yang terkena virus ini berakhir dengan meninggal. Saat ini, sedang banyak traveler asal Indonesia yang melakukan ibadah umrah. Nah, Arab Saudi masuk dalam salah satu negara di mana virus ini berasal.

Meski begitu, banyak juga traveler yang tetap lanjut umrah. Seperti dikumpulkan dari akun Twitter detikTravel, Rabu (7/5/2014), ada komentar dari @shoma_umroh yang menggebu ingin umrah tetap dilanjutkan. Akun ini menulis, "Lanjutkan! Ibadah kenapa ditunda-tunda, kalau sebenarnya sudah mampu, karena maut itu sewaktu-waktu udah ada qodarnya masing2 :)" dan "Takut virus MERS dengan pahala yang berlipat-lipat, ayo pilih mana? :)"

Georgyna Vinata dalam akun @Georgyna juga tetap ingin umrah berjalan seperti biasa. Menurutnya, traveler yang ingin beribadah akan dilindungi dari penyakit. "Lanjut aja.. Inshaa Allah yg umroh sih dilindungi Allah, dan kalo terjangkit MERS mudah-mudahan penyembuhannya dipercepat sama Allah.." ujarnya dalam mention yang masuk ke detikTravel.

Hal yang senada disampaikan oleh Ochy dalam akunnya @Ochy_Saputra1. Dalam akunnya, ia berkata, "lanjut, kalo niat untuk ibadah allah akan selalu melindungi."

Ada juga traveler yang menganggap kehebohan virus ini terlalu berlebihan. Seperti akun @Mrtpoz yang merasa berita virus ini terlalu dibesar-besarkan, "Kadang kan berita terlalu di besar-besarkan ya. Kalo menurutku si lanjut aja, yang penting di prepare". Muhammad Reza Novali juga mengatakan hal yang sama. "Lanjut aja, itu berita terlalu dibesarin biar umat Muslim enggan ke sana," ujarnya dalam akun @Valieapakek.

Lalu bagaimana menurut Anda?

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads