Sekitar 100 biksu melakukan prosesi Pindhapata menjelang perayaan Tri Suci Waisak 2559 BE/2014 di Kota Magelang, Rabu (14/5/2014) pukul 08.00 WIB. Warga Kota Magelang pun antusias memberikan derma berupa uang kepada para biksu.
"Pindapata ini setiap tahun menjelang waisak. Ini bentuk derma dan setiap saat umat harus rela membantu siapa saja yang membutuhkan pertolongan," kata Ketua Yayasan Tri Bhakti Kelenteng Liong Hok Bio Kota Magelang, Paul Candra Wesi Aji kepada wartawan seusai prosesi.
Sebelum melakukan prosesi Pindhapata, para biksu bersama umat Buddha melakukan doa bersama. Doa bersama diadakan di tempat peribadatan Tri Dharma, Kelenteng Liong Hok Bio di sebelah selatan Alun-Alun Kota Magelang Magelang. Mereka memohon keselamatan untuk bangsa dan negara.
Biksu yang mengikuti prosesi Pindhapata terdiri atas Sangha Teravada dan Mahayana. Selain dari Indonesia, ada juga biksu dari negara tetangga di Asia Selatan dan Asia Tenggara.
Usai berdoa, para biksu berjalan dari halaman kelenteng menyusuri pinggir toko di Jalan Pemuda. Jalan Pemuda merupakan kawasan Pecinan di Kota Magelang. Para biksu yang mengenakan jubah warna kuning dan coklat itu juga membawa mangkok warna perak.
Saat para biksu berjalan menyusuri jalan sepanjang lebih kurang 1,5 km itu, warga sudah menunggu di depan pertokoan. Saat mereka lewat, warga memasukkan sedekah berupa uang yang telah dimasukkan ke dalam mangkok.
Usai melakukan Pindhapata, para biksu itu kembali menuju Kelenteng Liong Hok Bio. Saat prosesi ini arus lalu lintas di Jalan Pemuda dialihkan agar prosesi berjalan lancar dan tidak menimbulkan kemacetan.
(ptr/ptr)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama