"Untuk saudara yang mempunyai keterbatasan akan dibantu diberikan layanan khusus untuk boarding sesuai pesawatnya," ujar Humas PT Angkasa Pura (AP) I Hendy Heriyudhitianto, Sabtu (31/5/2014).
Menurut Hendy, merujuk di Bandara Changi, Singapura, kaum difabel juga nyaman naik ke pesawat. Mereka bisa naik pesawat sesuai dengan waktunya. Pihak AP I hingga kini tetap mensosialisasikan peniadaan boarding call di Bandara Juanda. Masukan dari beberapa lembaga juga terus diperhatikan.
"Ada masukan dari YLKI untuk lebih diperpanjang sosialisasi dan diberitahukan pada saudara kita yang punya keterbatasan. Kita pun sudah mengantisipasi," katanya.
Penghapusan boarding call di Juanda merujuk pada bandara kelas dunia seperti Changi, Singapura. Dengan dihapusnya boarding call tersebut, maka diharapkan penumpang mendapat kenyamanan mengingat padatnya Bandara Juanda. Pengumuman naik ke pesawat akan lebih diotimalkan melalui pengumuman visual melalui layar LCD.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama