Selain memamerkan wisata kuliner, acara ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai hiburan, di antaranya; lomba koki cilik, demo masakan oleh Oxone, food photography workshop dan tarian-tarian serta performance band. Bagi para pengunjung yang ingin menghadiri Ina Culinary Fair 2014, acara dibuka pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 20.00 WIB.
Tidak hanya dimanjakan dengan berbagai kuliner nusantara, BPPI bekerja sama dengan jasa boga dan beberapa hotel di Indonesia juga akan menampilkan kuliner internasional untuk memanjakan lidah para pengunjungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Yanti, hotel-hotel yang ada di Indonesia sekarang ini sedang gencar mencari makanan lokal. Kalau dulu makanan ringan di hotel itu adalah cokelat, sekarang di beberapa hotel sudah menawarkan jajanan nusantara, contohnya dodol.
Oleh karena itu, Yanti melanjutkan, kurang lebih 120 peserta yang akan mengisi stand-stand makanan nanti diharapkan dapat menampilkan kulinernya yang terbaik. Tidak hanya sebagai ajang promosi kepada hotel-hotel yang sedang mencari masakan nusantara, tetapi juga kepada masyarakat dan wisatawan mancanegara.
"Orang yang wisata ke Indonesia tidak hanya berwisata alam atau meeting atau olahraga, tetapi juga berwisata kuliner. Wisata kuliner itu dianggap menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara," kata dia.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memiliki tujuh kategori peminatan khusus dalam upaya untuk mempromosikan Indonesia, salah satunya adalah kuliner. Baru-baru ini saja Kemenparekref telah merilis sebanyak 30 ikon kuliner Indonesia.
Masakan itu adalah Ayam Panggang Bumbu Rujak Yogyakarta, Gado-gado Jakarta, Nasi Goreng Kampung, Serabi Bandung, Sarikayo Minangkabau, Es Dawet Ayu Banjarnegara, Urap Sayuran Yogyakarta, Sayur Nangka Kapau, Lumpia Semarang, Naga Sari Yogyakarta, Kue Lumpur Jakarta, dan Soto Ayam Lamongan. Selain itu masih ada Rawon Surabaya, Asinan Jakarta, Sate Ayam Madura, Sate Maranggi Purwakarta, Klappertaart Manado, Tahu Telur Surabaya, Sate Lilit Bali, Rendang Padang, Orak Arik Buncis Solo, Pindang Patin Palembang, Asam Padeh Tongkol Padang, Nasi Liwet Solo, Es Bir Pletok Jakarta, Kolak Pisang Ubi Bandung, Ayam Goreng Lengkuas Bandung, Laksa Bogor, Kunyit Asam Solo, serta Nasi Tumpeng.
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama