Al Fayah akan dibangun oleh arsitek asal inggris bernama Thomas Heatherwick. Seperti yang dirilis oleh CNN Travel, Jumat (13/6/2014) taman ini nantinya dibangunn di atas lahan seluas 1,3 juta meter persegi.
Keunikannya adalah taman ini akan dibangun di bawah kanopi dari bebatuan berbentuk mirip retakan bumi. Kalau dilihat, tamannya tampak seperti berada di dalam tanah. Keren!
Tinggi dari kanopinya sendiri berkisar 65 kaki atau sekitar 19 meter. Kanopi yang tinggi itu selain menambah kesejukan juga bertujuan untuk mengurangi tingkat penguapan.
Al Fayah akan dibangun dengan material yang ramah lingkungan untuk mengurangi emisi karbon. Selain itu, beton yang digunakan menggunakan pasir dari gurun lokal sehingga mengurangi impor pasir. Diharapkan Taman ini akan menjadi landmark kebanggaan Abu Dhabi di masa depan.
Taman Al Fayah akan berfungsi sebagai tempat berpiknik, berolahraga, atau bahkan sebagai tempat penyelenggaraan konser. Selain itu, akan dibangun berbagai fasilitas penunjang lain seperti kafe, perpustakaan umum, sungai buatan dan kolam renang.
Haetherwick berharap taman ini nantinya akan menjadi alternatif bagi warga Abu Dhabi dan turis untuk bersantai dan menikmati hidup. Kita tunggu saja!
(aff/aff)










































