Kota Tua, Menikmati Sejarah Tak Pernah Seasyik Ini

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Kota Tua

Kota Tua, Menikmati Sejarah Tak Pernah Seasyik Ini

- detikTravel
Kamis, 19 Jun 2014 07:10 WIB
Kota Tua, Menikmati Sejarah Tak Pernah Seasyik Ini
Kota Tua Jakarta (Shafa/detikTravel)
Jakarta - Sebuah kota bisa saja tampil modern dengan aneka gedung pencakar langit yang futuristis. Namun, mengenang wajah masa silam lebih asyik dilakukan wisatawan di kota tua lewat sederet bangunan antik yang masih lestari.

Keunggulan wisata urban dibandingkan wisata alam, tentu saja melihat aneka bangunan khas perkotaan yang secara arsitektural menarik untuk dinikmati wisatawan. Kota adalah lambang peradaban suatu bangsa, yang di dalam kacamata bangsa lain selaku wisatawan asing justru menarik untuk dinikmati.

Keberadaan kota tua, menjadi harta karun destinasi wisata di suatu kota. Di situ, jejak sejarah direkam melalui aneka bangunan tua yang mewakili zamannya. Travel Highlight Kota Tua akan mengupas sejumlah kota di dunia yang beruntung memiliki kota tua yang menawan.

Tak usah jauh-jauh. Jakarta memiliki Kota Tua yang sudah direvitalisasi oleh pemerintah. Sederet bangunan antik dari Museum Fatahillah sampai Museum Bank Indonesia, berpadu dengan alun-alun yang penuh aktivitas seniman dan wisatawan.

Semarang juga punya kota tua berjuluk Little Netherland, karena memang kota tua di Indonesia tidak lepas dari penjajahan kolonial. Pun demikian dengan Georgetown dan Melaka di Malaysia, serta Intramuros di Manila, Filipina. Semuanya warisan penjajahan berupa kota antik nan menawan.

Namun tanpa sentuhan kolonial pun, kota tua bisa hadir di banyak negara dan tetap asyik untuk dikunjungi. Jepang punya Takayama yang penuh kenangan zaman samurai. China punya Lijiang yang menjadi inspirasi para seniman karena keindahannya.

Kota tua juga banyak bertebawan di kawasan Mediterania, kawasan yang diberkahi dengan peradaban ratusan tahun. Athena punya kota tua Yunani kuno yang penuh dengan kuil untuk memuja para dewa. Maroko punya kota tua di Marrakesh yang masih aktif dan ramai dengan pasar tradisional.

Namun karena bangsa Eropa banyak menebar kota tua di negeri jajahan mereka, maka tak heran di Eropa pun banyak kota tua yang menawan. Mulai dari Colmar di Prancis, Brugges di Belgia sampai, Amsterdam di Belanda.

Kota jadul dan kuno, nyatanya tidak membosankan. Kota tua adalah tempat dimana para wisatawan menjepretkan kameranya, berfoto narsis di depan bangunan yang khas. Kesan Eropa banget, Asia banget atau Amerika banget, itulah yang membuat kota tua menjadi objek wisata yang tidak pernah lekang oleh zaman.


(ptr/ptr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads