"Kita ingin membangun Raja Ampat menjadi sustainable tourism. Diving di Raja Ampat adalah satu-satunya tempat yang ada dive guidenya. Itu sangat penting seperti tidak boleh mengambil koral dan menjaga wilayah yang tidak boleh diselami," kata Menparekraf Mari Elka Pangestu.
Dia mengatakannya dalam keterangan pers usai rakor tingkat menteri tentang Sail Raja Ampat 2014 di Kantor Kemenkokesra, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (2/7/2014). Sail Raja Ampat 2014 akan digelar 23 Agustus 2014 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada pin untuk pengunjung. Jadi kita tinggal membatasi jumlah pin untuk membatasi jumlah pengunjung," kata Mari.
Kearifan lokal di Raja Ampat menurut Mari akan diperhatikan seperti kebersihan lingkungan yang dilakukan masyarakat di sana. Suvenir-suvenir untuk Sail Raja Ampat juga sudah disiapkan dengan bahan yang ramah lingkungan.
"Sudah dikirim juga desainer untuk membuat suvenir produk kreatif dari homestay-homestay. Mereka sudah menggunakan warna artifisial. Kita kembalikan pada warna alam. Ada tourism information center dan sarana-sarana di Raja Ampat," ujar Mari.
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru