CNN Travel baru-baru ini melansir 8 kota paling nyaman di dunia untuk bersepeda. Datanya diambil dari Copenhagnize, sebuah lembaga pemerhati gaya hidup bersepeda dari Denmark.
Seperti tertera di situs CNN Travel, Kamis (21/8/2014) Kota Sevilla di Spanyol terpilih menjadi salah satu kota paling nyaman di dunia untuk bersepeda. Bedanya dengan kota-kota lain, ada cerita menarik tentang gaya hidup bersepeda di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barulah di tahun 2007, pemerintah Kota Sevilla meresmikan sepeda Sevici sebagai transportasi umum. Ini adalah sepeda yang bisa disewa masyarakat atau turis yang datang ke Sevilla. Ada 2.500 sepeda Sevici yang tersebar di 250 Stasiun sepeda tiap 300 meter, disepanjang 120 km trek sepeda di dalam kota.
Awalnya, rencana pemerintah Kota Sevilla sempat dicibir dan diprediksi gagal total. Tapi fakta bicara lain, pelan-pelan ternyata sepeda Sevici ini justru digemari masyarakat setempat!
Sistem menyewa sepeda Sevici seperti membuat kartu MRT di Singapura. Di tiap stasiun sepeda, ada mesin otomatis untuk mengambil kartu penyewaan. Tarifnya adalah 12,3 Euro atau sekitar Rp 191 ribu untuk pemakaian jangka pendek dan 30,76 Euro atau sekitar Rp 478 ribu untuk pemakaian jangka panjang.
Mahal? Tentu tidak. Baik pemakaian jangka pendek atau jangka panjang, penyewa sepeda Sevici mendapat waktu pemakaian gratis selama 30 menit pertama. Setelah itu, barulah deposit di kartu penyewaan sepedanya bakal berkurang.
Untuk pemakaian jangka pendek dikenai tarif 1 Euro untuk pemakaian selama 1 jam dan 2 Euro untuk pemakaian 2 jam. Sedangkan pemakaian jangka panjang, dikenai tarif 0,5 Euro untuk 1 jam dan 1 Euro untuk pemakaian selama 2 jam. Sepeda Sevici benar-benar menguntungkan bagi masyarakat setempat untuk berpergian karena biayanya murah.
Sepeda Sevici pun dinilai aman dan nyaman. Sepedanya dilengkapi dengan rem yang pakem, lampu di belakang dan di depan sepeda, serta keranjang besar di depan sepedanya untuk menaruh barang.
Dalam jangka waktu 6 tahun tepatnya di 2012 silam, pengguna sepeda Sevici mencapai 7 % dari total penduduk Sevilla yang berjumlah 700 ribu orang. Hal ini jadi bukti, gaya hidup bersepeda makin terus diminati masyarakat Sevilla.
Mereka menggunakan sepeda untuk bekerja dan sekolah, sebab jalur sepedanya juga melewati pusat-pusat perkantoran dan sekolah-sekolah dan universitas. Naik sepeda benar-benar memecahkan permasalahan kemacetan di Sevilla.
Bagi turis, sepeda Sevici jadi atraksi wisata yang menarik di Kota Sevilla. Mereka bisa berkeliling kota untuk mampir ke tempat-tempat wisata, atau mengisi waktu dengan sepeda untuk membakar lemak. Soal keamanan dan kenyamanan selama bersepeda pun terjamin!
Tapi ingat, pesepeda bukanlah raja di jalanan Sevilla. Ada peraturan yang harus ditaati, yang mana tertera di kartu penyewaan. Beberapa peraturannya yakni diwajibkan bersepeda di jalur yang disediakan dan dilarang bersepeda di pedestarian, memberi jalan terhadap orang yang menyeberang dan menaati lampu lalu lintas.
Andai, Jakarta bisa mencontoh sepeda Sevici di Sevilla ini...
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru