Dilansir dari AFP, Senin (1/9/2014) kejadian tersebut terjadi pada akhir bulan Agustus lalu. Pria yang diketahui bernama Mehdi, mulanya sudah berada di dalam pasawat American Airlines dan siap-siap terbang dari Bandara Paris-Charles de Gaulle di Paris menuju Dallas, AS.
Sebelum pesawat lepas landas, Mehdi dihampiri salah satu awak kabin. Tak disangka, dia diusir dari pesawat dan tidak diizinkan terbang akibat bau parfumnya yang begitu 'kuat'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, Mehdi dikawal polisi bandara dan terpaksa harus turun di pesawat. Mehdi merasa didiskriminasi akibat bau parfum dan juga merasa diejek dengan salah satu awak kabin American Airlines, yang menyuruhnya untuk mandi.
"Saya hanya menyemprotkan parfum Dior sebelum naik ke pesawat," kata Mehdi.
Meski begitu, pihak American Airlines tidak ingin membahas persoalan itu lebih lanjut. Salah satu juru bicara maskapai American Airlines berdalih, pengusiran Mehdi dari pesawat akibat masalah visa dan pihak maskapai telah mengembalikan uang tiket miliknya.
Pihak kepolisian Paris pun tidak menahan Mehdi karena dianggap bukan masalah penerbangan yang serius. Mehdi lalu dikabarkan bisa terbang ke AS di hari berikutnya.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong