Anda Mau ke Hong Kong Tapi Ada Demo Besar, Apa Pengaruhnya?

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Anda Mau ke Hong Kong Tapi Ada Demo Besar, Apa Pengaruhnya?

- detikTravel
Rabu, 01 Okt 2014 08:10 WIB
Anda Mau ke Hong Kong Tapi Ada Demo Besar, Apa Pengaruhnya?
Seorang demonstran di depan bus yang dikuasai mereka (CNN)
Hong Kong - Kalau mengikuti pemberitaan di media, Hong Kong sedang ramai dengan demonstrasi pro demokrasi. Apakah ini akan mengganggu kegiatan traveling wisatawan di sana? Ayo kita cari tahu.

CNN, Rabu (1/10/2014) membuat ulasan khusus dampak unjuk rasa terhadap pariwisata. Satu hal yang wisatawan harus tahu, wara-wiri di Hong Kong kini tidak semudah biasanya. Sejumlah area ditutup karena unjuk rasa seperti Admiralty, Wanchai, Gloucester Road, Harcourt Road dan Connaught Road Central. Tapi pejalan kaki masih bisa lewat.

Kawasan di depan SOGO Shopping Mall di Causeway Bay, termasuk Yee Wo Street, Percival Street, lapangan Edinburgh Place di Central, juga tempat demonstrasi. Unjuk rasa juga sampai ke Victoria Harbour dan Kowloon, Argyle Street dan Nathan Road di Mong Kok dikuasai demonstran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, ternyata unjuk rasa ini juga jadi tontonan wisatawan termasuk mereka yang naik bus wisata. Wisatawan yang jalan kaki tetap bisa lewat ke kawasan unjuk rasa. Demo paling ramai di dekat Central Government Office di Admiralty sering difoto-foto wisatawan.

Rupanya, unjuk rasa di Hong Kong menjadi atraksi wisata bukan hal baru. Ini bukanlah demo besar pertama kali, dan pada aksi-aksi sebelumnya hal ini pun jadi tontonan wisatawan.

Yang jadi pertanyaan kemudian, apakah wisatawan tetap aman berwisata ke Hong Kong saat ini? Jawabannya secara umum adalah tetap aman. Pada akhir pekan lalu polisi sempat menembakan gas air mata, tapi selebihnya unjuk rasa berlangsung aman. Transportasi umum juga tetap aman.

"Kalau nanti MTR (MRT-nya Hong Kong-red) ditutup temporer, kami pasti akan mengumunkannya kepada penumpang di stasiun dan media elektronik," kata jubir MTR kepada CNN.

MTR sejauh ini beroperasi normal. Namun Stasiun Central menutup beberapa pintu masuk yang mengarah ke lokasi demonstran. Wisatawan diminta selalu mengecek kondisi stasiun melalui aplikasi mobile.

Nah yang agak bermasalah adalah bus. Lebih dari 100 rute bus dan trem dialihkan atau dihentikan sementara untuk rute yang lewat Central, Admiralty dan Mong Kok. Padahal Mong Kok adalah kawasan wisata belanja favorit terutama wisatawan Indonesia. Ladies Market ada di sana.

Wisatawan juga diminta mengecek kabar terkini dari situs resmi bus KMB dan Citybus/First Bus. Beberapa toko dan bank juga tutup di kawasan unjuk rasa.

Kesimpulannya, berwisata ke Hong Kong tetap aman. Namun mobilitas wisatawan ke beberapa tempat wisata bisa terganggu. Hal realistis untuk wisatawan adalah mencari objek wisata di luar kawasan unjuk rasa itu. Pilihan ada di tangan Anda.

(fay/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads