Beberapa pilot profesional diminta menjawab beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan pesawat. Dari BBC, Kamis (2/10/2014) mereka mengungkap banyak hal yang mungkin belum Anda tahu. Inilah 6 hal yang takkan dikatakan pilot pada para penumpang:
1. Kami sering lupa mematikan lampu sabuk pengaman
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pada kenyataannya, para pilot ini suka lupa mematikan lampu tanda sabuk pengaman tersebut. Maka dari itu, jangan aneh jika melihat lampu tetap menyala, padahal perjalanan sedang santai dan tidak banyak guncangan.
2. Jangan minum kopi seduhan
Di pesawat, ada baiknya jangan meminum minuman yang membutuhkan air seduhan. Karena, air yang ada di pesawat sungguh aneh rasanya. Bukannya tidak bersih, malah terlalu bersih.
Air yang ada di pesawat dimasukkan bahan kimia agar bakteri tidak bisa berkembang biak di sana. Oleh karena itulah, rasa air tersebut jadi aneh dan tidak enak.
3. Turbulensi bukan masalah besar
Para pilot profesional ini mengungkap adanya turbulensi bukanlah hal besar. Meski banyak guncangan dan kadang menakutkan, namun jarang sekali terjadi kecelakaan karena turbulensi.
Yang harus diperhatikan malah saat lepas landas dan mendarat. Karena, kebanyakan kecelakaan terjadi pada dua waktu tersebut.
4. ATC bukan penyebab delay
Air Traffic Control (ATC) bukanlah penyebab delay pesawat-pesawat Anda. Mereka hanya mengatur alur pesawat yang datang dan pergi. Saat cuaca sedang bagus, segalanya bisa saja berjalan dengan lancar.
Namun jika cuaca sedang jelek, atau ada beberapa pesawat yang harus menunda keberangkatan atau pendaratannya, itu sepenuhnya bukan tanggung jawab ATC.
5. Gaji kami tidak sebegitu besarnya
Banyak yang menyangka gaji pilot sangat besar. Namun pada kenyataannya, beberapa maskapai tidak membayar pilot dalam nominal yang terlalu menggiurkan. Apalagi jika mereka masih muda dan masih butuh jam terbang. Biasanya gaji mereka tidak terlalu besar.
6. Kami lebih sering diam
Saat di udara, apapun yang keluar dari mulut sang pilot mendapat perhatian penuh dari semua yang ada di dalam pesawat. Maka dari itu, mereka lebih senang diam dan menyimpan sendiri (bersama kopilot) masalah yang mungkin sedang terjadi saat itu.
Jika hanya masalah minor, mereka hanya akan berbincang berdua saja sehingga tidak membuat yang lain kuatir.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran