30 Orang tim penyelam gabungan dari Yontaifib TNI AL, mahasiswa Universitas Hang Tuah, Universitas Brawijaya dan Institut Tekhnologi 10 November Surabaya mengawali aksinya dari Pantai Labuhan Kecamatan Tambak, Sabtu (25/10/2014). Sekitar Pukul 09.30 Wib, tim penyelam serempak dan tangkas mampu membentangkan bendera merah putih ukuran 12x8 meter dan kain batik sepanjang 20 meter.
Begitu mereka muncul ke permukaan, kontan panitia ekspedisi dari Dinas Perhubungan dan Dinas Perikanan Kelautan Provinsi Jatim memberi selamat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai pembentangan, rombongan ekspedisi dengan menumpang 3 perahu motor melanjutkan perjalanan ke Perairan Pulau Cina. Rombongan pun melakukan snorkeling dan menyelam. Keindahan terumbu karang mampu membuat peserta ekspedisi terhipnosis.
"Wah indah banget. Jadi nggak kepingin pulang melihat terumbu karang dan aneka jenis ikannya di bawah," kata Titin yang ikut ekspedisi ini.
Menurut panitia ekspedisi, Adi Pasaribu, lokasi penyelaman dan snorkeling di Pulau Cina tak diragukan lagi keindahannya. Bahkan, ia mengklaim destinasi wisata bawah laut di daerah lain di Jatim tak bisa menandinginya.
"Mungkin di Pulau Cina ini yang terbaik di Jawa Timur. Silahkan dibuktikan," kata pria yang bertugas di Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jatim ini.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama