Apakah Wisata Luar Angkasa Layak Diteruskan?

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Apakah Wisata Luar Angkasa Layak Diteruskan?

- detikTravel
Selasa, 04 Nov 2014 18:45 WIB
Apakah Wisata Luar Angkasa Layak Diteruskan?
Markas Virgin Galactic (CNN)
New Mexico -

Kecelakaan yang baru saja menimpa pesawat SpaceShipTwo milik Virgin Galactic sekilas menunjukkan betapa bahayanya wisata ke luar angkasa. Selanjutnya, bagaimana nasib wisata luar angkasa? Apakah layak diteruskan?

Ini adalah jenis wisata baru, dan bisa dibilang paling mewah di Bumi. Beberapa perusahaan seperti Virgin Galactic dan XCOR Aerospace bersaing untuk menjadi yang pertama menyajikan wisata luar angkasa. Selain itu ada juga perusahaan seperti SpaceX, Orbital Sciences dan Boeing yang berlomba lomba mendapatkan kontrak seharga milliaran dolar dengan NASA.

Kecelakan SpaceShipTwo baru-baru ini di Gurun Mojave, AS pasti menimbulkan rasa takut bagi sekitar 700 penumpang yang telah memesan tiket wisata keluar angkasa. Beragam pertanyaan pun muncul, apa tujuan wisata luar angkasa? Kenapa harus membahayakan nyawa manusia untuk mewujudkan wisata ini?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami selalu meyakini bahwa perjalanan ke luar angkasa sangatlah sulit dan setiap sistem transportasi baru pasti mengalami masa-masa sulit terlebih dahulu," ujar CEO Virgin, Richard Branson seperti dikutip dari CNN, Selasa (04/11/2014).

Bos Virgin itu yakin, wisata luar angkasa adalah pengalaman yang sebanding dengan risikonya. Virgin Galactic telah bekerjasama dengan NASA untuk melakukan penelitian zero-gravity, tetapi biaya pengembangan Virgin Galactic bergantung pada penjualan tiket wisata luar angkasa. Dan tiket ini tidak murah. Anda harus merogoh kocek sebesar USD 250 ribu (sekitar Rp 3 miliar) per orang.

George Whitesides, CEO Virgin Galactic mengatakan jika kita melihat bentuk bumi dengan mata kepala kita sendiri dapat merubah sudut pandang kita dalam melihat dunia. Katanya, hal ini juga dapat mempengaruhi bagaimana cara kita menjalani hidup.

Whitesides dan Branson sama-sama menyebutkan bahwa penerbangan suborbital bukan tujuan akhir dan Virgin Galactic. Mereka juga sedang merancang teknologi yang bisa membuat penumpang dapat mengelilingi dunia hanya dalam 2 jam. Hal ini menyiratkan bahwa Virgin Galactic tetap yakin bahwa wisata luar angkasa masih layak untuk diteruskan.

(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads