Sejumlah kegiatan dilakukan Menpar Arief Yahya, Selasa (3/11/2014). Pagi hari, Arief bergabung dengan menteri Kabinet Kerja untuk membahas sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Para gubernur dan kapolda ikut serta dalam rapat kordinasi nasional ini.
Usai rapat, Arief kembali menggelar rapat internal sepanjang sore sebelum akhirnya meluncur ke Indonesia International Book Fair di Istora Senayan. Dirinya langsung disambut oleh perwakilan dari Kedubes Arab Saudi dan disuguhi berbagai makanan khas Arab Saudi seperti kurma dan kopi Arab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Syukron, syukron," ujar Arief dengan penuh senyuman.
Setelah itu, Arif diajak melihat perkembangan Kota Makkah dan Madinah. Bahkan dirinya sempat merajut kiswah, yaitu selimut hitam untuk menutupi Kabah dengan tulisan kaligrafi Allah dan Muhammad.
Usai berkeliling, Arief angkat bicara soal buku digital. Menurut dia dalam kacamata ekonomi kreatif, buku masih kalah dengan fashion. Fashion menguasai 30 persen industri kreatif dan buku hanya 8 persen.
"Kita lakukan terobosan, buat buku digital Indonesia. Ada IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia), kita sediakan platform buku digital. Kemenpar akan menyediakan creative camp untuk melatih IKAPI mendigitalisasi bulan ini," papar Arief.
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran