Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 28 Nov 2014 19:51 WIB

TRAVEL NEWS

Kemenpar Akan Berdayakan Travel Blogger untuk Promosi Wisata Indonesia

detikTravel
Para travel blogger detikTravel (My Trans)
Solo - Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menegaskan promosi wisata ke depan akan bertumpu pada digital media. Dia pun akan membuat 20 kreatif center dalam waktu dekat untuk menyaring dan meningkatkan keterampilan travel blogger pemula.

"Kita sudah melakukan kesepakatan dengan mereka (travel blogger). Akan dibangun 20 kreatif center di berbagai kota besar di Indonesia. Ke depan promosi wisata kita akan bertumpu pada digital media," ujar Arief Yahya kepada wartawan usai membuka Festival Payung Indonesia di Taman Balekambang, Solo, Jumat (28/11/2014) petang.

Arief mengatakan 20 kreatif center tersebut akan digunakan oleg para senior untuk membimbing para blogger pemula untuk meningkatkan kemampuan dan wawasannya. Sebagai pelatihan pertama akan dilakukan di Jakarta dan selanjutnya dilakukan di kota-kota lain secara paralel.

Setelah itu program selanjutnya untuk meningkatkan kemampuan adalah akan digelar Travel Blogger Award. Seluruh pelaksanaan acara tersebut akan diserahkan kepada para blogger dan pihak kementerian hanya akan memberikan dukungan fasilitas dan pendanaan.

"Intinya kita akan memacu promosi lewat digital media tersebut. Asal kita tahu setiap tahunnya terdapat 100 juta warga Tiongkok melancong dan sejauh ini hanya kurang dari 1 juta yang datang ke Indonsia. Dari angka itu, 73 persen pelancong Tiongkok yang kita tanya menjawab tahu lokasi tujuan wisata kita ini dari internet," sambungnya.

Lebih lanjut, Arief juga mengatakan akan melakukan terobosan wisata dengan menjalin kerjasama khusus dengan Pemerintah RRT. Salah satu yang segera direalisasikan adalah akan menjadikan jalur perjalanan Laksamana Cheng Ho dalam penyebaran agama Islam dari Tiongkok ke Indonesia sebagai jalur wisata.

Klenteng peninggalan Cheng Ho di Semarang, Sam Poo Kong, juga akan dijadikan tujuan wisata utama kunjungan turis dari Tiongkok. Selain itu juga sedang dipikirkan untuk mendirikan Taman Tiongko-Indonesia yang mungkin akan didirikan di Jakarta, bersebelahan dengan TMII.

"Kami sudah bertemu dengan Dubes Tiongkok yang di sini. Kita belum memiliki atase khusus yang berada di Tiongkok yang mengurusi bidang pariwisata. Kita harapkan segera dibentuk setingkat atase yang mengurusi hal itu di Tiongkok agar kita lebih cepat bergerak," kata Arief.

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA