βWisatawan atau traveler yang mengunjungi Kota Palembang Sumatera Selatan tentu tidak akan melewatkan Jembatan Ampera. Kilau cahaya merah dan kuning yang terbias di riak air Sungai Musi menghadirkan pesona dan pengalaman tersendiri.
Semalam, Sabtu (29/11/2014), pemandangan berbeda tersaji di bibir Sungai Musi. Ajang Musi Triboatton resmi ditutup semalam setelah sepekan lamanya seluruh pada peserta mengarungi sungai yang memiliki panjang 750 km itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peserta dari Indonesia dan mancanegara melebur dalam pesta. Mengabadikan momen baik dengan sesama tim maupun berbarengan dengan tim-tim lainnya, serta berjoget tarian adat Sumatera Selatan di tepi Sungai Musi yang diberi karpet merah.
Tim Jabar yang tampil sebagai juara umum tak kalah hebohnya. Mereka bersorak ketika pembaca acara membacakan tim juara dari atas panggung. βSepekan lamanya mereka menyusuri Musi nan indah dan menantang.
"Kami sangat gembira sekali atas keberhasilan dapat juara umum, ini adalah sangat menantang bagi kami. Apalagi rafting etape pertama, ini berhubungan dengan alam, sudah satu tahun kami siapkan, lawan-lawan kami sangat tanguh-tangguh, tapi mungkin karena persiapan kami lebih lama, kami bisa jadi juara," kata Miftahuddi, Manajer Tim Jabar, usai penobatan juara.
Selain itu, Tim Jabar juga memiliki catatan tersendiri tentang Sungai Musi. Menurut mereka, kekayaan alam dan budaya yang luar biasa, sangat mendukung Musi dalah hal pariwisata.
β"Kami melihat Musi sebagai sarana transportasi dan wisata, dan kekayaan alam ini sangat luar biasa, mendukung nilai untuk berkebun dan wisata, ini sayang jika tidak diberdayakan. Saya melihat masih banyak alam tertidur yang perlu diberdayakan," ujarnya.
Musi Triboatton 2014 telah usai. Para peserta pun mendapat pengalaman dan tantangan baru dalam ajang tahunan itu. Semalam mereka berpesta di Sungai Musi, seakan tak ingin berpisah setelah sepekan menyusuri sungai yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Sumatera Selatan.
(idh/aff)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama