Demi Melayani Traveler, PT Pelni Renovasi Kapal & Latih ABK

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Demi Melayani Traveler, PT Pelni Renovasi Kapal & Latih ABK

- detikTravel
Selasa, 02 Des 2014 10:52 WIB
Demi Melayani Traveler, PT Pelni Renovasi Kapal & Latih ABK
Dirut Pelni berbincang dengan penumpang (Ropesta/detikTravel)
Tarempa - PT Pelni berupaya membangun citra baru di mata para traveler. Tidak hanya merenovasi kapal, mereka juga melatih Anak Buah Kapal (ABK). Semua itu demi membenahi imej bahwa naik kapal itu tidak nyaman.

"Pertama itu pembenahan SDM. Penumpang harus dilayani. Biasanya kalau ada yang menanyakan kamar, dijawab ABK hanya dengan 'noh'. Itu harus diubah," ujar Dirut PT Pelayaran Nasional Indonesia, Sulistyo Wimbo Hardjito di ruang salon KM Bukit Raya dalam perjalanan dari Tanjung Pinang ke Tarempa, ibukota Kepulauan Anambas, Sabtu-Minggu (29-30/11/2014).

Selain itu dia juga berulang kali menekankan soal kebersihan toilet. Sebabnya bagian ini sering jadi keluhan para penumpang kapal karena toilet banyak sampah dan air tergenang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mindsetnya harus diubah, bahwa penumpang itu harus dilayani, bukan orang menyebalkan. Dulu penumpang 9 juta memang sangat padat, sekarang kan Pelni sudah ditinggal. Penumpangnya 4,5 juta orang per tahun. Nah mindsetnya harus diubah," ujarnya.

Kemudian, yang juga tak kalah penting, yakni proses docking. Tiap masa docking sekali setahun biasanya kapal hanya diibaratkan orang yang cuci muka, luarnya kinclong tapi bagian dalamnya tetap kotor. Namun dia ingin docking atau masa perawatan kapal itu benar-benar seperti orang mandi, artinya semua bagian dibersihkan.

Seluruh bagian kapal, termasuk di dalamnya direnovasi besar-besaran. Proses permak ini sudah dilakukan di KM. Kelud yang melayani dari Tanjung Priok, Jakarta-Belawan, Medan. Toilet di bagian ekonomi diganti menjadi kloset duduk, pintunya diperbaiki.

Selain itu ada juga tambahan berupa gym, playground, mini studio, cafeteria dan penambahan stop kontak listrik di tiap tempat tidur. Penambahan pelayanan itu diimbangi dengan training para anak buah kapal hingga jenang kapal.

"Waktu docking itu bukan hanya kapal. Orang-orangnya juga dikirim ke Rindam untuk dilatih. Kita berikan training ESQ supaya muncul kreatifitasnya. Ada juga training hospitality dan standar human relation," imbuhnya.

Saat ini ada 4.800 pegawai Pelni yang akan diubah mindsetnya. Wimbo menargetkan pembenahan SDM dan 25 unit kapal motor milik Pelni bisa selesai 2015.

"Semua harus punya standar pelayanan minimum . Saya janjinya akhir 2015," pungkas mantan Direktur Komersial PT KAI itu.

(fay/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads