Pekan Kuliner Tradisional Nusantara 2014 merupakan bagian dari Program 100 Hari Kabinet kerja 2014-2019. Melalui acara ini, Kemenpar ingin memperkenalkan potensi kuliner milik Indonesia. Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut kuliner sebagai industri nomor satu di ekonomi kreatif.
"Kuliner itu industri nomor satu di ekonomi kreatif. Sumbangannya lebih dari 200 triliun," ujar Arief Yahya dalam sambutannya pada pembukaan Pekan Wisata Kuliner Tradisional Nusantara 2014 di Plasa Barat Monas, Jakarta, Jumat (12/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat membuka acara, Arief Yahya melakukan pemotongan tumpeng dan ulek sambal bersama dengan beberapa Direktorat Jenderal Kementerian Pariwisata dan Master Chef Junior. Arief menggunakan apron dan kemudian mengulek sambal dengan gembira.
"Kombinasi tangan dan ulekan harus pas," ujarnya sambil menambah bumbu sambal ke dalam cobek.
(sst/sst)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030