Kenyamanan apartemen tidak berarti segalanya. Seorang pria bernama Kevin Lynch misalnya, menjual apartemennya di Chicago dan hidup 'ngekost' di beberapa lokasi berbeda di Hong Kong bersama istri dan anak perempuannya selama setahun penuh. Tidak jarang ia mendapat pengalaman baru yang berbeda.
Lynch, pria yang menjual apartemennya dan hidup 'ngekost' di Hong Kong ini mencari sensasi berbeda. Dilansir oleh detikTravel dari CNN, Selasa (6/1/2015), Lynch pun membagi ceritanya saat tinggal di setiap kostan berbeda di Hong Kong selama setahun.
Ketika perusahaan iklan tempat Lynch bekerja membuka posisi baru di Tiongkok, Lynch pun memperpanjang liburan bisnisnya di Hong Kong. Memanfaatkan jasa online Airbnb, Lynch mencari info kostan dan tinggal di kostan berbeda selama setahun penuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini Lynch sudah menempati 80 kos-kosan berbeda, dengan posisi terakhir di Lau Fau Shan yang terletak di perbatasan barat laut Hong Kong. Keputusannya untuk tinggal di berbagai kostan berbeda adalah murni keputusannya dan bukan tuntutan atau sponsor perusahaan.
Lynch pun bercerita soal salah satu kostan yang pernah ditinggalinya di Staunton Street, Hong Kong. Awalnya ia bahkan tidak menemukan tempat tidur, hanya sofa saja. Namun ternyata ada tombol yang memunculkan kasur dari langit-langit yang berhenti beberapa cm di atas meja.
Lain lagi ketika Lynch kost di Cheung Chau, sebuah pulau di Hong Kong, tepat saat perayaan 'Ulang Tahun Buddha.' Perayaan itu pun membuat stok daging di pulau tersebut ditiadakan sementara. Uniknya lagi, parade pun lewat tepat di depan kamar Lynch!
Lynch pun pernah kost di salah satu kapal yacht di Discovery Bay, Hong Kong, ketika putrinya datang mengunjunginya. Kapalnya keren, ada pembantu, dan punya empat kamar tidur. Setiap kostan yang ditempati Lynch memang memberikan kesan tersendiri. Anda pun dapat menyimak cerita Lynch di akun social medianya.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama