Pemborong Baju Butik Ini, Tak Pernah Bermasalah di Bandara

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Balada Barang Mahal

Pemborong Baju Butik Ini, Tak Pernah Bermasalah di Bandara

- detikTravel
Rabu, 14 Jan 2015 16:30 WIB
Pemborong Baju Butik Ini, Tak Pernah Bermasalah di Bandara
Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Memborong barang di luar negeri, dengan tujuan dijual lagi di Indonesia, berisiko terkena masalah bea cukai di bandara. Namun, ada kisah pemilik toko butik yang selalu aman-aman saja membawa barang dari luar negeri.

Michelle adalah seorang pemilik toko butik di kawasan Tebet yang bisa dibilang sangat beruntung. Baju-baju di tokonya semua berasal dari luar negeri tapi tidak pernah kena masalah di bea cukai. Kok bisa?

Jangan berpikiran kalau dia menyuap petugas, sama sekali bukan. Rupanya Michelle memiliki kakak seorang pramugari dengan frekuensi terbang yang cukup sering. Sang kakak dititipkan tugas mencarikan barang jualan berupa baju-baju model terbaru di negara yang didatangi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belanja di Bangkok itu bisa dapat harga Tanah Abang tapi kualitas dan modelnya seperti barang di mal. Modalnya kuat belanja banyak, keuntungannya bisa cepat balik," kata Michelle dalam obrolan dengan detikTravel, Rabu (14/1/2015).

Barang-barang yang diborong mulai dari baju, tas, dompet. Ketika kakaknya membawa pulang, itu dianggap barang pribadi punya awak kabin. Menurut Michelle, itulah yang membuatnya tidak pernah bermasalah melewati bea cukai.

Hmm, bukankah ada aturan soal barang bawaan awak kabin? Lagi-lagi Michelle beruntung karena frekuensi terbang kakaknya yang cukup tinggi. Sehingga, pembelian barang butiknya bisa dicicil setiap kali penerbangan. Sedikit-sedikit, tapi karena sering terbang, barang jualannya jadi cepat terkumpul juga.

"Paling kecil belanja Rp 1 jutaan," tutupnya. Wah, Michelle memang beruntung...

(fay/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads