Jakarta -
Ratusan penumpang memadati beberapa terminal di Bandara Soekarno-Hatta akibat Lion Air yang delay mulai Rabu (18/2) lalu. Setidaknya ada 5 kasus delay yang sama, bahkan lebih parah, dibanding Lion Air sekarang. Apa saja?
Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, sampai diblokir massa akibat delay parah dari Lion Air. Delay sudah berlangsung sejak Rabu (18/2) malam, dan merupakan salah satu yang terparah selama sejarah penerbangan Indonesia.
Setidaknya ada 4 kasus delay pesawat di berbagai negara, yang sama atau bahkan lebih parah dibanding Lion Air. Dihimpun detikTravel, Jumat (20/2/2015), berikut daftarnya:
1. Lion Air delay sejak Rabu (18/2) di Cengkareng
(Reuters)
|
Ratusan penumpang memadati beberapa terminal di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, karena pesawat Lion Air yang delay sejak Rabu (18/2) malam. Bahkan, penumpang sempat melakukan aksi pemblokiran apron Terminal 3 menggunakan troli.
Pihak Lion Air menyebutkan, penundaan massal ini berpangkal dari 3 pesawat yang terkena objek asing. Pesawat itu rusak dan imbasnya dalam jadwal penerbangan seperti efek domino. Pihak Lion Air juga mengaku dana tunai terbatas karena Imlek. Tiket refund pun ditalangi Angkasa Pura II, begitu pun 1.000 porsi makanan.
2. United Airlines delay 2 hari di Alaska
(Reuters)
|
Maret 2012, United Airlines penerbangan 857 rute San Francisco-Shanghai terpaksa mendarat di Anchorage, Alaska karena kamar mandi pesawat yang bermasalah. Bukan satu atau dua jam, delay pesawat ini sampai 2 hari!
United Airlines pun memberikan voucher makan dan hotel kepada tiap penumpang. Mereka menginap di hotel pada Minggu malam. Akibat kerusakan di kamar mandi pesawat yang katanya cukup parah, United Airlines terpaksa mendatangkan pesawat baru keesokan harinya. Namun semua penumpang baru bisa terbang pada hari Selasa.
3. Ryanair delay 7,5 jam dalam pesawat, tanpa makanan & minuman
(Reuters)
|
Februari 2014, penumpang Ryanair penerbangan 8347 terjebak dalam pesawat selama sekitar 7,5 jam. Penerbangan rute Stansted ke Oporto, Portugal itu harusnya berangkat pukul 20.25 waktu setempat, namun pesawat baru lepas landas pukul 03.45 dini hari keesokan harinya.
Parahnya, awak kabin tidak memberikan makanan atau minuman sedikit pun kepada penumpang. Pukul 03.00 dini hari, bandara di Stansted tutup dan tidak mengizinkan pesawat untuk lepas landas.
Penumpang semakin mengamuk. Pukul 03.15 dini hari, salah satu penumpang menelefon polisi. Pesawat pun akhirnya lepas landas pukul 03.45 dini hari waktu setempat.
4. Southern Air delay 30 jam
(Reuters)
|
Salah satu kasus pesawat delay terparah dan teraneh terjadi pada November 1972. Southern Airways penerbangan 49 lepas landas dari Birmingham dan mendarat di Mobile. Dua kota tersebut sama-sama berada di Negara Bagian Alabama, AS.
Namun perjalanan terganggu akibat beberapa penumpang yang bikin onar. Pesawat yang harusnya transit hanya di Florida dan Georgia, jadi melambung ke beberapa kota lainnya. Pesawat memutar dulu ke Detroit, Toronto, Knoxville, Kuba, Orlando, kemudian Kuba sebelum akhirnya mencapai Kota Mobile. Total perjalanannya 30 jam!
Ratusan penumpang memadati beberapa terminal di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, karena pesawat Lion Air yang delay sejak Rabu (18/2) malam. Bahkan, penumpang sempat melakukan aksi pemblokiran apron Terminal 3 menggunakan troli.
Pihak Lion Air menyebutkan, penundaan massal ini berpangkal dari 3 pesawat yang terkena objek asing. Pesawat itu rusak dan imbasnya dalam jadwal penerbangan seperti efek domino. Pihak Lion Air juga mengaku dana tunai terbatas karena Imlek. Tiket refund pun ditalangi Angkasa Pura II, begitu pun 1.000 porsi makanan.
Maret 2012, United Airlines penerbangan 857 rute San Francisco-Shanghai terpaksa mendarat di Anchorage, Alaska karena kamar mandi pesawat yang bermasalah. Bukan satu atau dua jam, delay pesawat ini sampai 2 hari!
United Airlines pun memberikan voucher makan dan hotel kepada tiap penumpang. Mereka menginap di hotel pada Minggu malam. Akibat kerusakan di kamar mandi pesawat yang katanya cukup parah, United Airlines terpaksa mendatangkan pesawat baru keesokan harinya. Namun semua penumpang baru bisa terbang pada hari Selasa.
Februari 2014, penumpang Ryanair penerbangan 8347 terjebak dalam pesawat selama sekitar 7,5 jam. Penerbangan rute Stansted ke Oporto, Portugal itu harusnya berangkat pukul 20.25 waktu setempat, namun pesawat baru lepas landas pukul 03.45 dini hari keesokan harinya.
Parahnya, awak kabin tidak memberikan makanan atau minuman sedikit pun kepada penumpang. Pukul 03.00 dini hari, bandara di Stansted tutup dan tidak mengizinkan pesawat untuk lepas landas.
Penumpang semakin mengamuk. Pukul 03.15 dini hari, salah satu penumpang menelefon polisi. Pesawat pun akhirnya lepas landas pukul 03.45 dini hari waktu setempat.
Salah satu kasus pesawat delay terparah dan teraneh terjadi pada November 1972. Southern Airways penerbangan 49 lepas landas dari Birmingham dan mendarat di Mobile. Dua kota tersebut sama-sama berada di Negara Bagian Alabama, AS.
Namun perjalanan terganggu akibat beberapa penumpang yang bikin onar. Pesawat yang harusnya transit hanya di Florida dan Georgia, jadi melambung ke beberapa kota lainnya. Pesawat memutar dulu ke Detroit, Toronto, Knoxville, Kuba, Orlando, kemudian Kuba sebelum akhirnya mencapai Kota Mobile. Total perjalanannya 30 jam!
(sst/sst)
Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun