Pria ini bernama Jun Kuwabara, seorang penata rambut dari Yamanashi, Jepang. Ia berambisi untuk memotong rambut 1.000 orang dari berbagai negara. Kuwabara pun memulai perjalanannya sejak tahun 2014 lalu.
Dilihat detikTravel dari akun Instagram Jun Kuwabara, Selasa (24/2/2015), pria ini bercita-cita menjadi penata rambut sejak kecil. Cita-citanya pun terwujud. Setelah sempat bekerja di salon, ia memutuskan keluar dari pekerjaannya untuk keliling dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BACA JUGA: Kuil di Jepang Ini Punya Patung Buddha Raksasa
Traveling yang ia lakukan bukan tanpa tujuan. Kuwabara berencana mengunjungi berbagai negara di dunia sambil memotong rambut orang-orang yang ada di sana.
"Saya ingin memotong rambut 1.000 orang sambil jalan-jalan keliling dunia," katanya.
Pria ini kemudian memulai perjalanannya dengan membawa ransel, gitar dan seperangkat alat penata rambut. Sebagai awal, ia traveling ke berbagai negara di Asia Tenggara, seperti Filipina, Malaysia, Thailand dan Kamboja.
Kuwabara memotong rambut di berbagai tempat. Ia pernah memotong rambut di pinggir jalan, taman, di teras toko hingga pantai. Pria ini tidak mematok tarif, ia juga bersedia memotong rambut secara sukarela alias tanpa dibayar.
Kuwabara pun rajin mengunggah foto-foto petualangannya di Instagram. Akhirnya, ia mulai dikenal dan banyak orang yang meminta dipotongi rambutnya ketika bertemu Kuwabara.
BACA JUGA: Melihat Desa Rubah yang Menggemaskan di Jepang
Saat di Thailand, ia pernah memotong rambut lebih dari 4 orang dalam sehari. Sehingga yang ingin bertemu dengannya pun harus membuat janji terlebih dahulu.Β
Hingga saat ini dia telah mengunjungi berbagai negara di Eropa, seperti Belanda, Jerman, Italia, Prancis, Spanyol, Inggris, Portugal dan Maroko. Saat di Jerman, ternyata Kuwabara sempat bertemu dan memotong rambut orang Indonesia lho.
Kuwabara telah memotong rambut sekitar 539 orang ketika ia di Portugal. Mungkin, perjalanannya akan terus berlanjut hingga target memotong rambut 1.000 orangnya tercapai. Semangat!
(krn/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah