Dollar Tinggi Dianggap Menpar Positif Untuk Pariwisata

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Dollar VS Traveling

Dollar Tinggi Dianggap Menpar Positif Untuk Pariwisata

- detikTravel
Selasa, 10 Mar 2015 19:10 WIB
Dollar Tinggi Dianggap Menpar Positif Untuk Pariwisata
Wisman di Pantai Kuta (Gede/detikTravel)
Jakarta -

Mata uang dollar sedang tinggi, bahkan menyentuh nilai Rp 13 ribu. Meski begitu, Menpar Arief Yahya menilai dollar yang tinggi adalah positif untuk pariwisata Indonesia, karena wisatawan asing akan datang lebih banyak.

Menpar Arief Yahya merasa kalau dollar yang naik, malah punya dampak positif untuk daya saing pariwisata Indonesia. Hal itu disampaikan usai Seminar Peningkatan Konektivitas Pulau-Pulau di Indonesia untuk Pengembangan Wisata Bahari di Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (10/3/2015).

"Positif, jadi gini, untuk ekspor itu positif dengan dollar yang tinggi, karena persaingan kita akan bagus, malah beberapa orang meyakini kalau kita akan sangat kompetitif di dunia," ujar Menpar Arief Yahya

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menpar Arief pun menganalogikan pariwisata dari segi ekspor. Dengan nilai tukar dollar yang tinggi terhadap rupiah, diharap jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia akan meningkat dari segi jumlah.

"Pariwisata itu naturally seperti eskpor, ekspor itu sederhananya menjual sesuatu atau produk yang bayarnya menggunakan mata uang asing, kalau pariwisata lebih beruntung, barangnya tidak kita jual keluar, dan pembelinya baik hati, membayarnya di Indonesia," ujar Arief.

Wisman yang datang ke Indonesia tentunya juga akan mengeluarkan uang lebih royal, karena dollar sedang tinggi. Dimana pengeluaran yang dikeluarkan wisman saat traveling ke Indonesia akan menambah devisa negara.

"Jadi kalau untuk short answernya positif di pariwisata, kita akan lebih bisa bersaing dengan luar," tambah Arief.

(rdy/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads