Ketinggalan Pesawat & Tak Punya Uang, Traveler Ini Masak Nasi di Bandara

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ketinggalan Pesawat & Tak Punya Uang, Traveler Ini Masak Nasi di Bandara

- detikTravel
Senin, 16 Mar 2015 20:00 WIB
Ketinggalan Pesawat & Tak Punya Uang, Traveler Ini Masak Nasi di Bandara
Wu Jiayong memasak nasi (Twitter)
Hong Kong - Saat traveling ke luar negeri, jangan sampai tertinggal pesawat. Seorang traveler Tiongkok ketinggalan pesawat di Hong Kong karena ketiduran. Pria malang ini sampai memasak nasi di bandara karena lapar dan tak punya uang.

Wu Jiayong, traveler asal Shandong, Tiongkok yang berusia 46 tahun ketinggalan pesawat di Hong Kong International Airport, Hong Kong. Pria ini sempat membuat heboh social media karena memasak nasi di bandara dan videonya dimuat di Apple Daily, sebuah media Hong Kong.

Media internasional seperti Daily Mail Inggris serta The People's Daily dan South China Morning Post Tiongkok ikut membahas mengenai traveler ini. Dirangkum detikTravel dari berbagai sumber, Senin (16/3/2015), Wu Jiayong saat itu sedang menuju ke Tiongkok dari Singapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama di Singapura, Wu Jiayong bekerja sebagai pekerja konstruksi. Karena upahnya tidak sesuai harapan, pria ini keluar dari pekerjaannya ingin kembali ke Tiongkok. Ia kemudian membeli tiket pesawat ke Tiongkok dengan 1 kali transit di bandara Hong Kong.

BACA JUGA: Hong Kong Punya Bianglala Raksasa

Ketika sedang transit, ia ketiduran dan ketinggalan pesawat. Pria ini akhirnya bayar lagi untuk tiket pengganti dan tidak punya banyak sisa uang untuk membeli makanan di bandara. Karena lapar, Wu Jiayong yang membawa rice cooker dan beras di kopernya ini kemudian menanak nasi sendiri untuk makan siang.

Dia menanak nasi di ruang keberangkatan. Airnya diambil dari keran di toilet. Asap yang dikeluarkan dari rice cooker tentunya menarik perhatian traveler lain yang juga berada di ruang keberangkatan.

Tak lama kemudian, petugas bendara segera menghentikan kegiatan memasak pria malang ini. Untungnya, beberapa petugas toko dan traveler lain banyak yang berbaik hati memberinya makanan sampai penerbangannya ke Tiongkok tiba. Kasihan...

(krn/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads