Turis Norak Foto Biksu di Myanmar Ala Paparazzi, Jangan Ditiru!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Turis Norak Foto Biksu di Myanmar Ala Paparazzi, Jangan Ditiru!

- detikTravel
Jumat, 17 Apr 2015 13:30 WIB
Turis Norak Foto Biksu di Myanmar Ala Paparazzi, Jangan Ditiru!
Kelakuan turis yang sangat mengganggu (CNN)
Mandalay, - Kehidupan para biksu memang menarik untuk dicari tahu. Tak heran jika banyak wisatawan yang penasaran. Sayangnya, banyak yang norak dan tak menghormati para biksu dengan memfoto mereka seperti hewan kebun binatang.

Di beberapa kuil, sekolah biksu yang lengkap dengan tempat tinggalnya berada di satu komplek yang sama. Inilah yang membuat kuil lebih hidup, dan wisatawan jadi lebih penasaran menunggu para biksu melakukan rutinitas berbeda.

Di Mandalay, Myanmar, ada sebuah sekolah yang sedang sering dibicarakan antar traveler. Ditengok dari CNN, Jumat (17/4/2015), namanya Mahagandhayon Monastic Institution. Para pelajar biksu ini bangun pukul 04.00 dan sarapan pukul 05.00 waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah itu mereka mulai belajar pukul 06.00. Makan siang mereka dimulai pukul 10.15 waktu setempat dan setelah itu tak ada makanan lagi yang boleh masuk mulut sampai esok pagi.

Yang paling banyak menarik minat wisatawan adalah saat makan siang tersebut. Dari sebelum pukul 10.00 waktu setempat, wisatawan sudah memadati area makan siang.

Paling parah adalah saat mulai makan di mana para turis mulai bertindak liar dengan kameranya. Tak sedikit yang mendorong dan menyelak demi mendapat foto bagus dari momen itu.

Parahnya lagi, banyak juga yang tak peduli dan tetap menyalakan flash. Seakan tak ada toleransi bagi para biksu yang sedang makan dalam diam. Tidak hanya turis Eropa, turis Asia juga sama saja sikapnya.

Tenyata, para biksu pelajar ini pun merasa tidak nyaman. Beberapa biksu menyatakan terganggu dan tidak nyaman saat para turis mengerubungi mereka layaknya hewan di kebun binatang.

Selesai waktu makan siang, para turis ini bubar jalan dan sekolah pun kembali sepi. Benar-benar bukan datang karena tertarik lebih dalam, tapi hanya ingin mengambil foto dari kegiatan yang sedang ramai dibicarakan.

Jangan sampai jadi turis yang seperti itu ya. Saling menghormati dan jadilah turis dengan hati nurani.

(shf/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads