Sudah Berapa Banyak Turis yang Datang ke 'Surga' Takabonerate?
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Sudah Berapa Banyak Turis yang Datang ke 'Surga' Takabonerate?

- detikTravel
Senin, 27 Apr 2015 09:49 WIB
Sudah Berapa Banyak Turis yang Datang ke Surga Takabonerate?
Dunia bawah laut Takabonerate (Taman Nasional Takabonerate)
Kepulauan Selayar - Akses yang jauh dan fasilitas yang belum mumpuni, membuat nama Takabonerate masih asing sebagai destinasi wisata. Padahal, dunia bawah lautya terindah ketiga di dunia. Lalu, sudah berapa banyak turis yang datang ke sana?

Turis harus menghabiskan waktu 14 jam lebih untuk bisa datang ke Taman Nasional Takabonerate. Rinciannya, 8 jam dari Kota Makassar ke Pelabuhan Bulukumba naik mobil. Lanjut 2 jam naik KM Bontoharu ke Kepulauan Selayar. Kemudian, naik kapal boat sekitar 4 jam.

Dari 18 pulau di sana, hanya beberapa saja yang menyediakan fasilitas homestay. Untuk penginapan yang sudah memenuhi standar, hanya di Pulau Tinabo Besar saja. Itu pun, rumah polisi hutan yang bisa disewakan untuk turis dengan kocek Rp 200 ribu per malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak ayal, hal-hal tersebut membuat wisatawan dalam dan luar negeri berpikir-pikir dulu sebelum mengunjungi Takabonerate. Padahal, ini adalah kepulauan karang terindah ketiga di dunia, setelah Maladewa dan Kepulauan Marshall.

"Untuk pengunjung, sudah mencapai angka 1.000 wisatawan domestik dalam satu tahun," ujar Kepala Balai Taman Nasional Takabonerate, Yusman kepada detikTravel beberapa waktu lalu di Pulau Tinabo Besar, Takabonerate, Sulawesi Selatan.

Yusman mengungkapkan, angka segitu masih terbilang kecil. Pihak dari taman nasional juga sudah meminta kepada Kementerian Perhubungan agar disediakan bandara untuk pesawat perintis. Namun, belum membuahkan hasil sampai sekarang.

"Sedangkan turis mancanegara baru sekitar 100-an turis. Biasanya, mereka dari AS, Australia dan Prancis yang juga kebanyakan datang ketika sedang event sail," papar Yusman.

Kebanyakan, para wisatawan baik dalam dan luar negeri yang datang ke Takabonerate menghabiskan waktu untuk diving. Ada 26 titik diving yang punya banyak keunikan, seperti sumur ikan dan lembaran daun.

Pemerintah sudah seyogyanya mengemas Takabonerate sebagai destinasi bawah laut salah satu andalan Indonesia. Khususnya Kementerian Pariwisata yang dianggap Yusman, belum mempromosikan jor-joran.

"Kami minta dipromosikan dari Kementerian Pariwisata. Takabonerate ini terindah ketiga di dunia soal karangnya. Jika dibandingkan dengan dunia bawah laut Raja Ampat, silakan datang sendiri ke sini untuk membuktikannya," pungkas Yusman.

(shf/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads