Berita mengejutkan datang dari Pattaya di Thailand. Turis asal Irlandia, dipukuli ladyboy di sana karena menolak jasa seks yang ditawarkan. Turis tersebut dipukul pakai sepatu hak tinggi di kepalanya dan berdarah!
Sontak, peristiwa tersebut diberitakan media-media asal Inggris dan Irlandia. Sebut saja Mirror, Daily Mail dan Irish Time. Dari informasi yang dikumpulkan detikTravel, Senin (5/5/2015) turis Irlandia tersebut diketahui bernama Michael Merry.
Kronologinya, pria berusia 55 tahun itu sedang menghabiskan asyik berada di Pattaya. Pattaya, sebagaimana diketahui merupakan kawasan yang penuh ladyboy. Mereka menggelar berbagai atraksi dan beberapanya menawarkan jasa seks.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak terima dan merasa terganggu, Michael lantas mendorong ladyboynya hingga terjatuh. Ladyboy pun naik pitam, dia langsung membuka sepatu hak tingginya dan memukuli Michael di bagian kepala.
Dalam sekejap, kepala Michael langsung berdarah. Bahkan menurut paramedis yang menolongnya, sepatu hak tinggi pelaku memicu luka yang cukup dalam di kepala korban.
Kepolisian setempat langsung turun tangan dan menangkap ladyboy yang masih berada di area tersebut. Dalam kasus ini, sang ladyboy dijerat dakwaan penyerangan fisik.
Dalam insiden serupa, seorang ladyboy di Thailand ditangkap karena menyerang seorang wanita asal Polandia dengan sepatu hak tinggi. Menurut polisi, pelaku terlibat adu mulut dengan korban, setelah pelaku berusaha menawarkan jasa seks kepada suami korban. Tampaknya, traveler harus lebih hati-hati kala bertemu dengan ladyboy di Thailand.
(aff/aff)
