"Sebagai wujud realisasi terhadap kebijakan Kementerian Pariwisata yang menargetkan 12 juta wisatawan di tahun ini, di mana kontribusi sebesar 3 persen berasal dari sektor MICE," ujar Esthy Reko Astuti, Dirjen Pemasaran Pariwisata Kemenpar di sela acara Indonesia Corporate Meetings & Incentives Travel Mart (ICMITM) di Hotel Bumi Surabaya, Jumat (8/5/2015).
Ada sekitar 20 destinasi wisata di Indonesia yang bisa dijual ke wisatawan. Dari jumlah tersebut terbagi menjadi 3 grade yakni Bali (meliputi Bali, Jawa Timur hingga Lombok), Jakarta, dan Batam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa ada 16 destinasi untuk MICE, karena (destinasi wisata tersebut) harus mempunyai seperti infrastruktur yang mendukung. Untuk kelengkapan meeting bisa menampung sampai 5 ribu orang. Juga didukung dengan SDM," tuturnya.
Kegiatan ICMITM tahun ini memasuki tahun ke 8 setelah sebelumnya sukses digelar di Kota Bali, Yogyakarta, Lombok, Manado, Semarang dan Padang.
Melalui penyelenggaraan ICMITM 2015 ini, kerjasama dan peran seluruh stakeholder diharapkan mampu mempromosikan destinase MICE khususnya untuk tujuan meeting dan incentive trip. Meningkatkan kemampuan atau kapasitas industri pariwisata daerah selaku pelaksanakaan kegiatan MICE di daerahnya.
Meningkatkan kerjasama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, asosiasi dan industri. Menciptakan citra positif Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan MICE International.
"Serta menciptakan lapangan kerja baru dan kesempatan berusaha bagi para pelaku bisnis MICE," tandasnya.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun