Wisata Halal Jangan Jadi Bumerang Untuk Indonesia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Wisata Halal Jangan Jadi Bumerang Untuk Indonesia

- detikTravel
Selasa, 12 Mei 2015 15:29 WIB
Wisata Halal Jangan Jadi Bumerang Untuk Indonesia
(Fitraya/detikTravel)
Jakarta - Wisata halal jadi salah satu cara Kemenpar untuk menarik banyak turis Muslim datang ke Indonesia. Namun, wisata halal jangan jadi bumerang yang membuat turis yang bukan Muslim jadi enggan datang.

"Dari kunjungan turis ke Indonesia, 10 % adalah turis Muslim. Sisanya, 80 % turis non Muslim. Apa mau kita mengambil risiko dan kehilangan angka 80 %?" ungkap Menpar Arief Yahya dalam pembukaan FGD Halal Tourism & Lifestyle 2015 di Merak Room, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2015).

Arief memberikan contoh, turis yang datang ke hotel pasti tidak mau dicek KTP atau dokumen bukti nikah saat bermalam. Padahal, itu merupakan salah satu peraturan dari hotel syariah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pihak hotel (yang bukan syariah jadi syariah) pasti pikir berulang-ulang," katanya.

Lanjut Arief, kata-kaya syariah atau halal yang ditonjolkan biasanya diketahui turis non Muslim sebagai hal yang banyak larangan. Dia pun mengusulkan menggantinya dengan nama Universal Tourism.

Memang, dibutuhkan waktu yang tidak sedikit agar wisata halal mulai dikenal dan digerakan oleh Kemenpar. Butuh proses dan strategi yang tepat. Arief pun memberi nasihat.

"Saya tidak mau kalau terlalu bersemangat akan rugi," cetusnya.

(shf/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads