Pada perhelatan Arabian Travel Mart yang diselenggarakan di Dubai awal Mei kemarin, pihak Kemenpar pun tidak ketinggalan untuk mempromosikan Indonesia. Tingginya jumlah kunjungan wisman dari Arab Saudi ke Indonesia yang tinggi, dianggap sebagai potensi bagus.
"Kalau dilihat statistiknya, wisatawan Middle East khususnya 60% adalah dari Saudi yang ke Indonesia," ujar Direktur Promosi Pariwisata Luar Negeri Kemenpar, Nia Niscaya, saat press conference peluncuran program Ramadan di Hotel Ibis Slipi, Jakarta, Selasa (12/5/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"By research, mereka itu keluar negeri spendingnya USD 6.600 (Rp 87 juta), ke Indonesia USD 1.400 (Rp 18,4 juta), ke UAE USD 1.700 (Rp 22,4 juta), average tourist itu 1.130 USD (Rp 14,9 juta). Jadi revenuenya memang besar," ujar Nia Niscaya.
Daerah sejuk seperti Puncak hingga pantai memang menarik minat wisman Arab Saudi untuk datang ke Indonesia. Faktor lain seperti kesamaan agama hingga adanya sejumlah penerbangan langsung ke Bali juga turut mendukung kunjungan wisman Arab Saudi ke Indonesia.
Jadi, tidak hanya turis Indonesia saja yang traveling ke Timur Tengah karena umroh atau naik haji. Wisman Timur Tengah pun juga diharap traveling ke Indonesia.
(shf/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah