Kemenpar Terus Bidik Wisman Timur Tengah

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kemenpar Terus Bidik Wisman Timur Tengah

- detikTravel
Selasa, 12 Mei 2015 17:34 WIB
Kemenpar Terus Bidik Wisman Timur Tengah
Turis Timur Tengah di TMII (Kurnia/detikTravel)
Jakarta - Selain wisatawan Tiongkok, wisatawan Timur Tengah juga dinilai oleh Kemenpar memiliki potensi liburan ke Indonesia. Untuk mencapai target kunjungan 12 juta wisman pada 2015, Kemenpar pun terus menyasar wisman Timur Tengah.

Pada perhelatan Arabian Travel Mart yang diselenggarakan di Dubai awal Mei kemarin, pihak Kemenpar pun tidak ketinggalan untuk mempromosikan Indonesia. Tingginya jumlah kunjungan wisman dari Arab Saudi ke Indonesia yang tinggi, dianggap sebagai potensi bagus.

"Kalau dilihat statistiknya, wisatawan Middle East khususnya 60% adalah dari Saudi yang ke Indonesia," ujar Direktur Promosi Pariwisata Luar Negeri Kemenpar, Nia Niscaya, saat press conference peluncuran program Ramadan di Hotel Ibis Slipi, Jakarta, Selasa (12/5/2015)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nyatanya tidak sedikit turis Timur Tengah yang datang ke Indonesia untuk wisata, khususnya dari Arab Saudi. Ketimbang traveling ke negara tetangga seperti Malaysia atau Thailand, wisman Saudi lebih memilih untuk datang ke Indonesia.

"By research, mereka itu keluar negeri spendingnya USD 6.600 (Rp 87 juta), ke Indonesia USD 1.400 (Rp 18,4 juta), ke UAE USD 1.700 (Rp 22,4 juta), average tourist itu 1.130 USD (Rp 14,9 juta). Jadi revenuenya memang besar," ujar Nia Niscaya.

Daerah sejuk seperti Puncak hingga pantai memang menarik minat wisman Arab Saudi untuk datang ke Indonesia. Faktor lain seperti kesamaan agama hingga adanya sejumlah penerbangan langsung ke Bali juga turut mendukung kunjungan wisman Arab Saudi ke Indonesia.

Jadi, tidak hanya turis Indonesia saja yang traveling ke Timur Tengah karena umroh atau naik haji. Wisman Timur Tengah pun juga diharap traveling ke Indonesia.

(shf/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads