Pada tanggal 26 Mei 2015 lalu, AS memperingati Memorial Day dengan meriah. Berbagai kegiatan seperti parade pun dilakukan di penjuru negeri, termasuk di Marblehead, Massachusetts. Seorang traveler semangat untuk merekam parade ini dengan drone miliknya.
Namun, beberapa saat setelah dipakai untuk mengambil gambar, drone itu lepas kendali dan jatuh ke kerumunan wisatawan serta warga yang menonton parade. Drone ini bahkan melukai 2 orang yang ada di sana. Kejadian tersebut ramai diberitakan berbagai media lokal dan internasional.
New York Daily News misalnya seperti dilihat Kamis (28/5/2015), menyebutkan bahwa tak lama setelah diterbangkan, drone yang dikendalikan oleh seorang pria itu menabrak tembok sebuah gedung. Drone kemudian seperti lepas kendali dan jatuh ke kerumunan penonton parade.
Dengan gerakan yang cepat, drone ini menyerang kepala seorang pria bernama Scot Yount, lalu menabrak punggung wanita yang sedang asyik menyaksikan parade. Kepala Yount terluka, sedangkan punggung si wanita sepertinya hanya memar.
Daily Mail menuliskan bahwa 2 orang ini tidak mengalami luka serius. Yount pun bersyukur karena drone itu tidak melukai sang anak, yang saat itu sedang ia gendong. Pemilik drone merasa malu dan benar-benar meminta maaf karena membahayakan orang lain.
Pemilik drone itu mengatakan tak pernah ada masalah selama ia menerbangkan drone. Pria kemudian memberitahu polisi bahwa sepertinya ia tidak akan menerbangkan alat itu di Marblehead lagi.
Lelaki yang merasa bersalah itu tidak dituntut atau diberi sanksi apapun. Di kota ini memang belum ada aturan yang melarang penggunaan drone untuk mengambil gambar.
(Kurnia Yustiana/Faela Shafa)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030