Seperti yang telah diketahui, sampah yang bertebaran di Gunung Rinjani berasal dari para pendaki yang tidak bertanggung jawab. Padahal sejatinya gunung adalah tempat untuk menikmati alam, bukan tempat sampah umum.
Melalui wawancara via telepon, detikTravel berbincang dengan Trashbag Community, Jumat (29/5/2015). Trashbag Community merupakan komunitas peduli sampah gunung yang memiliki tujuan untuk membersihkan sampah di gunung, sekaligus mengingatkan pendaki lain untuk peduli.
"Kesadaran pendaki masih kurang untuk menjaga alam, harusnya sesama pendaki saling menegur dan mengingatkan juga," ujar Sekretaris Trashbag Community, Imam Sukamto.
Menurut Imam, pengawasan terbaik haruslah dilakukan oleh sesama pendaki. Berawal dari kepedulian, setiap pendaki dituntut untuk peduli, sekaligus mengingatkan pendaki lainnya agar tidak buang sampah sembarangan.
"Kita juga tidak bisa mengandalkan orang dari pihak taman nasional, karena mereka juga kurang SDM, cara terbaik ya setiap pendaki harus saling mengingatkan," ujar Imam.
Bukan rahasia umum kalau mendaki gunung belakangan sedang jadi tren. Sayangnya lonjakan pendaki yang mulai gemar naik gunung, tidak dibarengi akan etika dan edukasi dasar. Yang paling simpel saja, seperti jangan buang sampah sembarangan.
Padahal jika mengaku sebagai pecinta alam, tentunya pernah mendengar semboyan, "Take nothing but pictures, kill nothing but time, leave nothing but footprints". Naik gunung memang menyenangkan, tapi tentu harus dibarengi dengan kepedulian dan tanggung jawab.
"Untuk teman-teman pendaki coba buka kesadaran, jangan cuma mengaku pecinta alam, tapi kok malah buang sampah sembarangan. Cobalah untuk lebih peduli alam, karena itu buat anak cucu kita," tutup Imam.
Kemarin detikTravel pun sempat membahas soal etika dan peraturan saat naik gunung. Klik di sini untuk artikel lengkapnya.
(Johanes Randy/Fitraya Ramadhanny)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru