"Tahun ini kita memulai kampanye baru untuk memposisikan diri bahwa Thailand adalah negara yang ramah wisatawan Muslim untuk semakin menarik lebih banyak pengunjung dari negara-negara Islam di dunia," ujar Minister of Tourism and Sports HR Kobkarn Wattanavrangkul, dalam pembukaan Thailand Travel Mart Plus 2015 di Bangkok yang dihadiri detikTravel, Kamis (4/6/2015).
Tourism Authority of Thailand (TAT) mengundang sekitar 100 agen perjalanan untuk merancang perjalanan wisata ramah muslim dalam Thailand Travel Mart Plus (TTM+) yang berlangsung selama 3-5 Juni 2015.
"Untuk pertama kalinya TAT mengundang 100 agen perjalanan dan media dari negara-negara Islam ke TTM. Mereka akan berpartisipasi dalam forum khusus dan jalan-jalan yang menarik bagi pengunjung Islam," jelasnya.
TAT juga berencana untuk meluncurkan aplikasi mobile untuk IOS dan android, serta situs mini terkait informasi pariwisata untuk pasar Muslim seperti, restoran halal Thailand dan hotel. Thailand Travel Mart Plus (TTM +) 2015 telah menarik 362 pembeli dari 50 negara dan 374 penjual dari Thailand, Laos, Kamboja, China, Vietnam dan Myanmar.
Peserta pameran pariwisata ini didominasi oleh hotel, terutama banyak properti hotel butik. Rombongan pembeli ini banyak didominasi oleh perusahaan dari China, India dan Inggris.
"Industri pariwisata Thailand ditetapkan untuk semakin maju di masa depan karena banyaknya turis yang datang dari Cina, India dan negara-negara ASEAN," ujar Kobkarn.
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?
Bayangkan Hidup Tanpa Matahari: Kisah Desa dengan Hujan 'Abadi'