Mierrel Chris Ayal (27) berbagi kisahnya tentang mencintai Indonesia. Pemuda asli Ambon, Maluku ini bekerja di Jakarta sebagai auditor. Pekerjaannya justru membantu dia untuk berkeliling Indonesia.
"Ujung barat (Sabang) sampai ujung timur perbatasan Papua-Papua Nugini di Jayapura sudah. Perbatasan Pontianak sama Kuching, Malaysia juga sudah. Tapi yang paling berkesan, itu ke Pulau Komodo karena naik motor dari Jakarta selama 17 hari," ungkap Chris dalam obrolan santai di kantor detikTravel, Jakarta, Minggu (15/6/2015) kemarin.
Naik motor dari Jakarta sampai ke Pulau Komodo? Tentu bukan hal yang mudah. Chris hanya bisa tersenyum sambil geleng-geleng kepala, mengingat betapa berat perjuangannya namun mendapat kepuasan yang tak sanggup dilukiskan dengan kata-kata. Belum selesai, ada lagi kisahnya yang berkesan.
"Ke Gunung Rinjani di Lombok. Waktu itu, ber-16 sama teman-teman dan kita semua niat naik ke atas semuanya. Sampai ada satu orang yang kakinya cidera, nggak bisa ditekuk gitu di Pos 2. Tapi, kita bantu dan semuanya akhirnya bisa naik," paparnya.
Cinta mati Indonesia
Selain Gunung Rinjani, Gunung Semeru juga telah didaki oleh pemuda kelahiran 29 Desember ini. Chris mengaku, dirinya sangat mencintai segala destinasi wisata di Indonesia. Sebab, jalan-jalan mengelilingi Indonesia menurutnya tidak akan bikin rugi.
"Orang-orang selalu bilang, cintai diri sendiri sebelum cintai orang lain. Itu berlaku untuk Indonesia, karena ada belasan ribu pulau pasti ada tempat yang bisa dieksplor dan tidak bakal rugi. Keliling Indonesia dulu baru luar negeri," kata Chris.
Teluk Cendrawasih di Papua, menurutnya tempat yang sangat indah. Selain bisa menyelam dan bersantai di pantai, Chris merasakan hidup tanpa listrik dan tinggal bersama orang-orang setempat. Baginya itu bukan suatu masalah, melainkan menjadi pelajaran berharga yang bisa merasakan hidup dalam keterbatasan.
"Bicara yang indah, Indonesia punya banyak banget tempatnya. Karena gue suka pantai, Karimunjawa di Jepara sama Tanjung Karang di Donggala bagus banget. Ambon juga punya pantai bagus, banyak pantai yang masih privasi," selorohnya.
Derawan dan Raja Ampat adalah destinasi yang jadi incarannya tahun depan. "Mau nabung tahun depan ke Derawan sama Raja Ampat. Kata orang-orang, ke Raja Ampat lebih murah kalau dari Ambon ya. Gue cinta banget sama Indonesia," kata dia.
Menabung
Selain karena pekerjaannya, Chris mengaku bisa traveling keliling Indonesia karena menabung. Memang, banyak destinasi di Indonesia yang membuat traveler harus mengeluarkan kocek yang tidak sedikit. Maka menabung, bagi Chris adalah cara untuk menyiasatinya.
"Kalau pikirannya sudah mahal duluan, ya nggak bakal bisa menjelajahi Indonesia. Banyak sih anak-anak muda yang mikir keliling Indonesia mahal, tapi bisa menabung dan 'ngeteng' buat hemat biaya. Buat anak-anak muda yang masih kuliah, dari pada punya waktu kosong lebih baik kerja sambilan dan menabung daripada nggak jelas duitnya habis kemana," paparnya memberikan petuah.
Lebih lanjut, Chris memberikan saran kepada calon-calon traveler muda lainnya untuk memperbanyak informasi mengenai tempat wisata. detikTravel, dianggapnya menjadi tempat mencari informasi wisata Indonesia.
"Banyak traveler yang nulis tempat-tempat bagus di Indonesia lewat detikTravel. Itu bagus untuk memberitahu kalau masih terdapat tempat-tempat yang belum dijelajahi. Misalnya, siapa sangka di Pacitan ada pantai pasir putih," kata Chris yang hobi fotografi ini.
Lewat detikTravel jugalah, Chris yang bergabung menjadi travel blogger d'Traveler dari detikTravel dapat berkesempatan bisa keluar negeri untuk pertama kalinya. Melalui program 'Dream Destination Japan' yang digagas oleh detikTravel dan Skyscanner, dia telah menapakan kaki di Jepang dan bertualang selama seminggu di Negeri Sakura itu.
Sebelum berpamitan, saya tanya lagi mau ke mana Chris dalam waktu dekat. "Minggu depan mau ke Anambas nih, tugas kantor. Semoga kejebak seminggu di sana," katanya disertai tawa.
(aff/fay)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun