Tragis! Tangan Turis Cilik Putus Digigit Harimau di Tiongkok

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tragis! Tangan Turis Cilik Putus Digigit Harimau di Tiongkok

Kurnia Yustiana - detikTravel
Selasa, 07 Jul 2015 19:30 WIB
Tragis! Tangan Turis Cilik Putus Digigit Harimau di Tiongkok
Yaan - Liburan ke kebun binatang biasanya membuat bahagia. Namun, kejadian tak mengenakkan menimpa seorang turis cilik di kebun binatang di Tiongkok. Tangan anak itu putus gara-gara digigit harimau.

Belum lama ini, seorang anak usia 2 tahun berlibur ke kebun binatang di kawasan Bifeng Gorge National Park, Yaan, Sichuan, Tiongkok. Ketika bermain di depan kandang, ada harimau putih yang menggigit lengannya hingga putus.

Kisah sedih ini turut diberitakan oleh media lokal Tiongkok seperti People's Daily, serta media internasional seperti Daily Mail Inggris dan New York Daily News AS. Ditelusuri detikTravel, Selasa (7/7/2015), balita yang tidak disebutkan namanya ini berkunjung ke kebun binatang bersama keluarganya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu mereka menghampiri kandang harimau putih yang dibatasi kaca. Si anak sempat foto di depan kandang tersebut. Mungkin ketika saudaranya tak memperhatikan, si bocah mencoba menarik perhatian harimau dengan memasukkan tangannya ke dalam lubang kecil di bawah kaca kandang.

Tiba-tiba seekor harimau putih di dalam kandang mengigit tangan anak tersebut hingga putus. Kejadian ini berlangsung dengan cepat, tak sampai 30 detik. Sang anak pun langsung menjerit dan menangis tersedu-sedu.

Petugas kebun binatang pun segera datang untuk memberi pertolongan dan mencari potongan lengan di anak. Ternyata benar saja, bagian tangan yang putus itu ada di dalam mulut harimau.

Bocah laki-laki itu pun segera dibawa ke rumah sakit bersama keluarga dan pihak kebun binatang. Anak itu baik-baik saja, tapi sayang sekali tangannya tak bisa kembali normal seperti sedia kala.

Pihak kebun binatang berjanji akan membayar biaya pengobatan dan lebih memperketat keamanan di sekitar kandang hewan. Mereka berharap kejadian seperti ini takkan terulang kembali.

(krn/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads