Kabar ini langsung menjadi pemberitaan media Inggris seperti Daily Mail dan Telegraph. Ditelusuri detikTravel dari berbagai sumber, Rabu (8/7/2015), Katrine memutuskan untuk melamar pekerjaan sebagai pramugari di Maskapai Virgin Atlantic pada usia 57 tahun.
Pekerjaan sebagai seorang pramugari memang telah diidam-idamkan oleh Katrine sejak 20-30 tahun silam. Namun baru pada usia yang terhitung senja, 57 tahun, dia baru mempunyai keberanian untuk melamar pekerjaan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, setidaknya ada 2.000 orang melamar ke Maskapai Virgin Atlantic dalam tempo 48 jam setelah lowongan dibuka untuk posisi yang sama dengan yang ditempati Katrine sekarang. Terbayang kan bagaimana ketatnya kompetisi yang harus dilalui Katrine untuk mencapai mimpinya sebagai seorang pramugari?
Namun setelah masa pendidikan dan pelatihan selama 15 bulan, akhirnya Katrine lulus dan diterima untuk bekerja sebagai pramugari di maskapai milik Sir Richard Branson tersebut. Di usianya yang ke-59, Katrine pun berhasil meraih mimpinya.
Katrine pun tampil dalam video promosi terbaru Maskapai Virgin Atlantic yang berjudul Up In The Air. Kisah Katrine, nenek 11 orang cucu ini bisa menjadi bukti nyata bahwa traveler pun bisa meraih mimpi, jika berusaha dengan sungguh-sungguh. Inspiratif!
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah