Penutupan Bandara Banyuwangi Diperpanjang hingga Besok Kamis

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Penutupan Bandara Banyuwangi Diperpanjang hingga Besok Kamis

Putri Akmal - detikTravel
Rabu, 15 Jul 2015 17:47 WIB
Penutupan Bandara Banyuwangi Diperpanjang hingga Besok Kamis
(Putri Akmal/detikTravel)
Jakarta - Masih kabar seputar abu vulkanik Gunung Raung, Bandara Blimbingsari, Banyuwangi masih ditutup dan diperpanjang hingga besok Kamis (16/7). Abu vulkanik dari hasil letusan Gunung Raung dianggap masih membahayakan keselamatan penerbangan.

Sesuai instruksi yang dikeluarkan oleh Dirjen Perhubungan Udara melalui Notice to Airmen (NOTAM) C 0539/15, status closed Bandara Blimbingsari dinyatakan diperpanjang hingga Kamis (16/7/2015) pukul 16.00 WIB. Alasannya masih sama, persebaran abu vulkanik yang dihasilkan oleh letusan strombolian Gunung Raung masih menyebar pada 3 jalur lalu lintas penerbangan dari dan ke Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. Abu vulkanik ini dinyatakan tegas jika mengganggu aktivitas penerbangan dan membahayakan keselamatan penerbangan.

"Arah persebaran abu vulkanik menuju ke tenggara sehingga kawasan Bandara Blimbingsari masuk dalam lingkaran dampak debu vulkanik," jelas Sigit Widodo, Kepala Bandara Blimbingsari pada detikTravel, Rabu (15/7/2015) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penutupan Bandara Blimbingsari ini, kata Sigit, tidak bisa diprediksi hingga kapan. Sebab, arah dan kecepatan angin mempengaruhi persebaran abu vulkanik dari letusan Gunung Raung.

Pernyataan itu dipertegas dengan data hasil dari pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi. Prakirawan cuaca pada BMKG Banyuwangi, Yustoto Windiarto menjelaskan saat ini semburan abu vulkanik semakin meninggi dan menyebar pekat hingga di ketinggian 19 ribu feet. Sementara arah angin kini terpantau menuju tenggara dan utara, sehingga berdampak ke wilayah Bandara Blimbingsari.

"Pantauan seak pukul 12.45-18.45 WIB, kecepatan angin bergerak ke arah utara kecepatan 5 knot dan abu menyebar pekat hingga 19 ribu feet. Semburan debunya merusak mesin berbahaya bagi keselamatan penerbangan," pungkasnya.

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads