Hal itu disampaikan Kepala Humas Kebun Binatang Bandung Sudaryo saat ditemui di Kebun Binatang Bandung, Jalan Tamansari, Jumat (24/7/2015). Saat dikonfirmasi soal kritikan yang ramai di medsos, dia mengungkapkan soal membludaknya sampah di musim libur Lebaran.
"Setiap masa libur Lebaran memang sampah di Kebun Binatang pasti menumpuk meski tempat sampah sudah kami sediakan. Peningkatannya sampai 10 kali lipat dari hari biasa," ujar Sudaryo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"70 persen pengunjung itu berasal dari luar Kota Bandung," katanya.
Dengan jumlah pengunjung yang membludak seperti itu, Sudaryo mengakui sulit untuk membuat kebersihan di Kebun Binatang tetap terjaga.
"Itu dari pengunjungnya yang kurang disiplin atau mungkin tempat sampah kurang," tuturnya.
Namun pengelola sebisa mungkin menjaga kebersihkan dengan menempatkan tong-tong sampah dengan radius per 20 meter atau dengan menurunkan petugas kebersihan.
"Tapi dengan jumlah pengunjung yang sangat banyak, susah buat kami mengawasi pengunjung satu persatu," akunya.
Sampah-sampah di Kebun Binatang itu kemudian diolah sendiri oleh pengelola untuk dijadikan kompos atau dipilah-pilah untuk barang yang masih bisa dimanfaatkan.
Sebelumnya ramai di medsos tentang foto-foto Kebun Binatang Bandung yang penuh sampah. Banyak traveler yang prihatin dengan kondisi tersebut. Jika Anda juga memiliki pengalaman serupa di Kebun Binatang Bandung, ayo share foto dan pengalaman Anda ke redaksi@detik.travel.
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru