Ini Larangan untuk Turis di Bromo Saat Upacara Kasada

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ini Larangan untuk Turis di Bromo Saat Upacara Kasada

M Rofiq - detikTravel
Jumat, 31 Jul 2015 11:20 WIB
Ini Larangan untuk Turis di Bromo Saat Upacara Kasada
Suasana di Bromo (M Rofiq/detikTravel)
Probolinggo - Seperti tahun sebelumnya, upacara Yadnya Kasada kembali dilaksanakan di Gunung Bromo, Jawa Timur. Ada beberapa aturan yang harus dipatuhi turis yang ingin menyaksikan upacara itu, seperti dilarang membuat api unggun dan mendirikan tenda.

Ritual upacara Yadnya Kasada suku Tengger yang tinggal di sekitar Gunung Bromo akan dilaksanakan hari ini, Jumat (31/7) malam. Acara suku Tengger yang menjadi agenda rutin setiap tahun ini selalu dibanjiri oleh turis, baik dari dalam maupun luar daerah.

Pada pelaksanaan Yadnya Kasada tahun ini, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Ayu Dewi Utari, mengimbau kepada pengunjung untuk tidak membuat api unggun pada malam Kasada nanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebab, cuaca pada saat ini suhunya tidak terlalu dingin. Alasannya, suhu udara di Gunung Bromo saat ini terbilang rendah, yaitu maksimal ketika malam hari suhu udaranya hanya mencapai 10 derajat Celsius, lebih tinggi dibanding bulan puasa kemarin yang mencapai 0,5 derajat Celsius.

"Kenapa kami melarang membuat api unggun, karena musim kemarau saat ini suhu udara rendah, dan mengalami kekeringan. Dikwatirkan serpihan api unggun itu akan menyebar dan menimbulkan kebakaran. Kami melarang keras itu," kata Ayu kepada detikcom Kamis (30/7/2015).

Bukan hanya api unggun saja yang dilarang, pengunjung juga dilarang membuat tenda di area upacara Kasada Yadnya. Sebab, menurut warga Tengger, di lautan pasir yang ditempati ritual adalah pasir yang suci.

"Itu permintaan dari warga suku Tengger sendiri, agar tidak terganggu jalannya upacara Yadnya," kata Ayu.

Disinggung adanya abu vulkanik Gunung Raung yang mengguyur di Probolinggo, Ayu menyebutkan tidak ada pengaruh jalannya Yadnya Kasada, karena abu vulkanik Raung tidak sampai ke Gunung Bromo.

Hanya saja bagi para wisatawan atau pengunjung agar segera mempersiapkan bekal dan peralatan seperti jaket, dan masker saat di puncak Gunung Bromo.

"Memang Gunung Bromo dan Gunung Semeru itu gunung aktif berapi, namun bencana Gunung Raung tidak berpengaruh ke Gunung Bromo," kata Ayu.

(krn/krn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads