Peristiwa ini sempat membuat heboh karena menyebabkan kekacauan, serta antrean panjang penumpang guna melewati pemeriksaan pihak keamanan bandara. Tak kurang 3 jam lebih, mereka harus antre dan berpanas-panasan untuk diperiksa lebih lanjut oleh TSA, pihak berwenang dalam urusan keamanan bandara di AS.
Beberapa media pun meliput kejadian menghebohkan ini termasuk stasiun televisi NBC 2, ABC 13, serta harian Daily Mail. Ditelusuri detikTravel, Rabu (5/8/2015) kekacauan ini terjadi pada Selasa (28/7) yang lalu, saat rombongan anggota perkumpulan asrama Delta Sigma Theta hendak pulang setelah menghadiri konvensi nasional perkumpulan tersebut yang ke-52 di Houston, Texas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, secara sepintas buku tersebut tampak tidak berbahaya. Buku itu pun sejatinya hanya sebuah suvenir yang didapat oleh anak-anak anggota Persaudaraan Asrama Delta Sigma Theta setelah menghadiri acara konvensi perkumpulan tersebut. Meskipun hanya sebuah buku, pihak TSA mengakui tidak akan menolerir benda-benda yang bisa membahayakan penerbangan dan keamanan bandara.
Akhirnya buku-buku itu disita, dan penumpang boleh terbang kembali setelah mengalami berjam-jam delay. Penumpang lain pun terdampak dengan kejadian ini karena penerbangannya dibatalkan dan mesti mencari penerbangan selanjutnya.
(shf/Aditya Fajar Indrawan)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah