Suvenir Buku Disangka Bom, Penerbangan di AS Terpaksa Delay

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Suvenir Buku Disangka Bom, Penerbangan di AS Terpaksa Delay

- detikTravel
Rabu, 05 Agu 2015 14:47 WIB
Suvenir Buku Disangka Bom, Penerbangan di AS Terpaksa Delay
Kekacauan penumpang di Bandara Houston (Youtube)
Houston - Pihak keamanan bandara di AS sering dinilai berlebihan dalam memeriksa barang penumpang. Penerbangan di Bandara William P Hobby, Houston, Texas di-delay beberapa jam karena ada suvenir buku yang disangka bom karena tebal.

Peristiwa ini sempat membuat heboh karena menyebabkan kekacauan, serta antrean panjang penumpang guna melewati pemeriksaan pihak keamanan bandara. Tak kurang 3 jam lebih, mereka harus antre dan berpanas-panasan untuk diperiksa lebih lanjut oleh TSA, pihak berwenang dalam urusan keamanan bandara di AS.

Beberapa media pun meliput kejadian menghebohkan ini termasuk stasiun televisi NBC 2, ABC 13, serta harian Daily Mail. Ditelusuri detikTravel, Rabu (5/8/2015) kekacauan ini terjadi pada Selasa (28/7) yang lalu, saat rombongan anggota perkumpulan asrama Delta Sigma Theta hendak pulang setelah menghadiri konvensi nasional perkumpulan tersebut yang ke-52 di Houston, Texas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak TSA mencurigai barang bawaan yang dibawa oleh peserta konvensi berupa sebuah booklet yang cukup tebal untuk disangka sebagai sebuah bom. Selain itu, buku tersebut juga berisi banyak gambar berwarna yang terlihat mengkilap seperti bahan plastik peledak. Akibatnya ratusan penumpang pun harus rela diperiksa satu per satu secara detail.

Padahal, secara sepintas buku tersebut tampak tidak berbahaya. Buku itu pun sejatinya hanya sebuah suvenir yang didapat oleh anak-anak anggota Persaudaraan Asrama Delta Sigma Theta setelah menghadiri acara konvensi perkumpulan tersebut. Meskipun hanya sebuah buku, pihak TSA mengakui tidak akan menolerir benda-benda yang bisa membahayakan penerbangan dan keamanan bandara.

Akhirnya buku-buku itu disita, dan penumpang boleh terbang kembali setelah mengalami berjam-jam delay. Penumpang lain pun terdampak dengan kejadian ini karena penerbangannya dibatalkan dan mesti mencari penerbangan selanjutnya.

(shf/Aditya Fajar Indrawan)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads