Asyik! Sekarang Ada Wisata Budaya Suku Bajo di Wakatobi

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Asyik! Sekarang Ada Wisata Budaya Suku Bajo di Wakatobi

Bahtiar Rivai - detikTravel
Senin, 10 Agu 2015 08:55 WIB
Desa Suku Bajo di Wakatobi (Bahtiar/detikTravel)
Wakatobi - Wakatobi sebelumnya dikenal sebagai destinasi wisata diving. Namun kini Wakatobi akan lebih menarik untuk wisatawan karena sudah ada wisata budaya Suku Bajo, yang tinggal di kawasan tersebut. Indonesia memang kaya budaya!

British Council dan Bank Mandiri meluncurkan kawasan wisata suku pengembara laut Bajo di Mola Lara. Kawasan wisata budaya ini dibangun di 5 desa suku Bajo masing-masing Mola Bahari, Mola Utara, Mola Samaturu, Mola Selatan, dan Mola Nelayan Bhakti, Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Pada program ini, Bank Mandiri, British Council beserta pemerintah Wakatobi mendampingi masyarakat dengan membangun kapasitas dan infrastruktur untuk pengelolaan potensi wisata berbasis kelautan. Sebagai pengembara laut, Suku Bajo di Mola sendiri sudah ada dan menetap di Wangi-wangi sejak tahun 1958. Uniknya, mereka tinggal di atas karang dan disebut sebagai manusia laut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Daerah Wakatobi sendiri dikenal sebagai sebagai β€Žobjek wisata taman laut nasional yang indah. Menurut UNESCO, Wakatobi memiliki kekayaan bawah laut dengan sekitar 850 spesial koral, karang dan jenis biota laut lainnya yang sulit ditemukan di tempat lain.

"Sasaran program ini untuk akselerasi pembangunan ekonomi melalui pembangunan desa," ujar Tonggo Marbun, Deputi Regional CEO Bank Mandiri Sulawesi dan Maluku, Jumat (7/8/2015) kemarin.

Selain itu, Tonggo menambahkan, pengembangan wisata ini bertujuan untuk mendorong pariwisata berbasis komunitas di Provinsi Sulawesi Tenggara. β€ŽNantinya, pariwisata di Wakatobi bukan hanya pertumpu pada keindahan alam laut. Tapi juga memperkenalkan wisata berbagai kekayaan budaya suku Bajo, membaca dan mengamati bintang sebagaimana keahlian suku ini.

Sementara itu, menurut Bupati Wakatobi, Hugua, dengan adanya kawasan wisata Mola, keindahan wisata laut Wakatobi dan keunikan suku Bajo tidak hanya dinikmati wisatawan lokal. Namun, wisata ini bisa dinikmati oleh wisatawan mancanegara.

Dalam program peluncuran kawasan wisata suku Bajo ini, traveler bisa menikmati fasilitas seperti mengamati lumba-lumba, wisata budaya Bajo, bersampan mengelilingi pemukiman Bajo, dan mengenal bagaimana suku ini membaca bintang-bintang. β€ŽHadir juga dalam peluncuran kawasan wisata Mola di Wakatobi ini Direktur British Council Indonesia Sally Goggin.

(krn/Aditya Fajar Indrawan)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads