Seru! Lomba Trekking ke Danau Kelimutu
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Festival Danau Kelimutu 2015

Seru! Lomba Trekking ke Danau Kelimutu

Wahyu Setyo - detikTravel
Kamis, 13 Agu 2015 11:30 WIB
Seru! Lomba Trekking ke Danau Kelimutu
Bupati Ende melepas peserta lomba trekking (Wahyu/detikTravel)
Ende - Trekking adalah salah satu kegiatan yang bisa dilakukan saat berkunjung ke Danau Kelimutu, NTT. Untuk itu, panitia Festival Danau Kelimutu juga mengadakan lomba trekking yang bisa diikuti wisatawan. Seru!

"Danau Kelimutu itu anugerah Illahi untuk masyarakat Ende. Tapi harus kita tingkatkan lagi daya tarik wisatanya. Salah satu caranya melalui kegiatan trekking ini. Objek wisata tanpa event hanya akan jadi ornamen saja," tutur Bupati Ende, Ir Marsel Petu saat memberi sambutan untuk melepas para peserta lomba trekking, Kamis (13/8/2015).

Masih dalam rangkaian Acara Festival Danau Kelimutu 2015, lomba trekking ini memiliki tujuan untuk mengenalkan olahraga trekking sebagai alternatif lain bagi wisatawan untuk menikmati Danau Kelimutu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para peserta akan diajak menyusuri jalur trekking yang melewati desa-desa tradisional yang ada di sekitar Danau Kelimutu. Jadi tidak hanya Danau Kelimutu saja yang terangkat, melainkan desa di sekitarnya juga.

Dilaporkan detikTravel dari lokasi acara di Balai Taman Nasional Kelimutu, lomba trekking ini diikuti oleh 17 kelompok peserta. Satu kelompoknya beranggotakan 5 orang. Sehingga total peserta mencapai 85 orang.

Para peserta akan dibekali peta khusus yang akan menuntun mereka menuju garis finish di Lapangan Desa Waloara, Kecamatan Kelimutu. Jarak yang ditempuh mencapai 8 kilometer dengan melewati medan sawah, serta perbukitan yang indah.

Ada pemandangan berbeda saat detikTravel melihat ke barisan peserta lomba trekking. Tampak seorang peserta turis asing yang berasal dari Amerika Serikat. Turis pria ini tergabung ke dalam regu The Flores Adventure dengan nomor urut 14.

"Orang Amerika untuk lihat Komodo bisa tangkap Komodo terus dibawa ke Amerika. Tapi untuk lihat Kelimutu, orang Amerika harus datang langsung ke Ende, tidak bisa Kelimutu dibawa ke Amerika," ujar Marsel disambut tepuk tangan hadirin.

Setiap tim diberi jarak waktu selama 3 menit. Tim tercepat yang mencapai garis finish akan mendapatkan hadiah menarik dari panitia. Tak hanya cepat, kekompakan tim juga diuji dalam lomba trekking ini.

(sst/sst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads