"Danau Kelimutu itu anugerah Illahi untuk masyarakat Ende. Tapi harus kita tingkatkan lagi daya tarik wisatanya. Salah satu caranya melalui kegiatan trekking ini. Objek wisata tanpa event hanya akan jadi ornamen saja," tutur Bupati Ende, Ir Marsel Petu saat memberi sambutan untuk melepas para peserta lomba trekking, Kamis (13/8/2015).
Masih dalam rangkaian Acara Festival Danau Kelimutu 2015, lomba trekking ini memiliki tujuan untuk mengenalkan olahraga trekking sebagai alternatif lain bagi wisatawan untuk menikmati Danau Kelimutu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilaporkan detikTravel dari lokasi acara di Balai Taman Nasional Kelimutu, lomba trekking ini diikuti oleh 17 kelompok peserta. Satu kelompoknya beranggotakan 5 orang. Sehingga total peserta mencapai 85 orang.
Para peserta akan dibekali peta khusus yang akan menuntun mereka menuju garis finish di Lapangan Desa Waloara, Kecamatan Kelimutu. Jarak yang ditempuh mencapai 8 kilometer dengan melewati medan sawah, serta perbukitan yang indah.
Ada pemandangan berbeda saat detikTravel melihat ke barisan peserta lomba trekking. Tampak seorang peserta turis asing yang berasal dari Amerika Serikat. Turis pria ini tergabung ke dalam regu The Flores Adventure dengan nomor urut 14.
"Orang Amerika untuk lihat Komodo bisa tangkap Komodo terus dibawa ke Amerika. Tapi untuk lihat Kelimutu, orang Amerika harus datang langsung ke Ende, tidak bisa Kelimutu dibawa ke Amerika," ujar Marsel disambut tepuk tangan hadirin.
Setiap tim diberi jarak waktu selama 3 menit. Tim tercepat yang mencapai garis finish akan mendapatkan hadiah menarik dari panitia. Tak hanya cepat, kekompakan tim juga diuji dalam lomba trekking ini.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun