Berita mengenai bandara baru Pyongyang itu pun ramai diberitakan media Inggris Daily Mail, The Guardian, hingga News Australia. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Jumat (28/9/2015) media News Australia menuliskan jika bandara Pyongyang yang baru memiliki fasilitas yang diinginkan traveler.
Masuk ke dalam bandara, traveler dapat menemukan kedai kopi, toko suvenir, lapak DVD, meja informasi, hingga papan iklan maskapai Air Koryo yang merupakan kebanggaan Korut. Tidak hanya itu, dapat dijumpai juga air mancur coklat hitam dan putih yang dapat memanjakan traveler.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak sedikit juga wartawan hingga traveler yang bertanya mengenai ketiadaan akses internet pada petugas bandara. Tapi tetap saja petugas bandara menolak untuk memberitahukan alasannya, seperti diberitakan The Guardian.
Di Korut, akses internet memang merupakan hal mewah dan sangat dibatasi. Hanya kalangan pemerintah dan pejabat tertentu saja yang diizinkan mengakses internet, itu pun selalu diawasi. Kalau pun bisa membuka komputer, masyarakatnya hanya diizinkan melihat situs Naenara yang merupakan milik pemerintah.
Tapi Korut tidak sepenuhnya menutup diri dari perkembangan dunia. Di belakang ruang internet bandara traveler dapat menemukan ruang khusus untuk merokok. Bisa jadi ruangan ini ada karena Kim Jong Un merupakan seorang perokok. Ya, semua yang ada memang harus lewat persetujuan sang pemimpin negara.
(rdy/Aditya Fajar Indrawan)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru